Sawala Jurnal Administrasi Negara ISSN: 2598-4039 (Online) ISSN: 2302-2221 (Print) Volume 10 Issue 2 (December) 2022 Copyright© 2022, Ruddiana L & Agatha DRM This is an open access article under the CC–BY NC-SA license http://DOI 10.30656/sawala.v10i2.5254 Page 207-223 207 PENGEMBANGAN KOMPETENSI KARYAWAN PADA BAGIAN KEUANGAN DAN UMUM PT PLN (PERSERO) UPK NAGAN RAYA Ruddiana Lukvinda, Agatha Debby Reiza Macella Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Universitas Teuku Umar, Aceh, Indonesia Abstract Competency development is needed in every company. Competency development is needed in terms of meeting gaps, it is hoped that with the development of competencies there will be a balance according to the standards possessed by each employee. Competency development can be done by conducting training, competency certification, assignments, and job shadowing. The method used in this study uses qualitative research methods using purposive sampling technique. The results obtained show that in terms of knowledge, values, skills, attitudes, and interests, they are in accordance with what is expected and needed by the company and can be implemented by the assigned job. The driving factor in developing this competency is the role and encouragement of the company which requires and facilitates every employee in participating in the Competency Development carried out so that later it is expected to be able to provide the best for the company, opportunities, as well as the interests and awareness of the employees themselves; and the inhibiting factor that occurs in developing this competency is E-Learning, where this training is carried out zooming in. Thus, it does not run optimally because employees attend training while working, inadequate facilities from those who organize the training, and time and conditions that are not in accordance with employee expectations. Abstrak Pengembangan kompetensi sangat dibutuhkan di setiap perusahaan. Pengembangan kompetensi diperlukan dalam hal pemenuhan kesenjangan, diharapkan dengan adanya pengembangan kompetensi akan terjadi keseimbangan sesuai standar yang dimiliki oleh setiap pegawai. Pengembangan kompetensi dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan, sertifikasi kompetensi, penugasan, dan job shadowing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari segi pengetahuan, nilai, keterampilan, sikap, dan minat sesuai dengan apa yang diharapkan dan dibutuhkan oleh perusahaan dan dapat dilaksanakan oleh pekerjaan yang ditugaskan. Faktor pendorong dalam pengembangan kompetensi ini adalah peran dan dorongan perusahaan yang mewajibkan dan memfasilitasi setiap karyawan dalam mengikuti Pengembangan Kompetensi yang dilakukan sehingga nantinya diharapkan mampu memberikan yang terbaik bagi perusahaan, peluang, serta sebagai kepentingan dan kesadaran karyawan itu sendiri; dan faktor penghambat yang terjadi dalam pengembangan kompetensi ini adalah E-Learning, dimana pelatihan ini dilakukan secara zoom in sehingga tidak berjalan maksimal karena pegawai mengikuti pelatihan sambil bekerja, fasilitas yang kurang memadai dari pihak penyelenggara pelatihan, serta waktu dan kondisi yang tidak sesuai dengan harapan karyawan. Kata kunci: Kompetensi, Pengembangan, Karyawan Keywords: Competency, Development, Employees Article history: Submission August 22 2022 Revision November 11 2022 Accepted November 21 2022 Published December 14 2022 *Corresponding author Email: agathadebby@utu.ac.id