Jurnal Agriment 7(1):33-39, 2022 doi.org/10.51967/jurnalagriment.v7i1.627 © 2022 Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Naskah ini dilisensikan Creative Commons Attribution 4.0 License CC-BY SA PENGARUH KARAKTERISTIK KARYAWAN PANEN TERHADAP PRODUKTIVITAS PANEN DI PT. BERAU KARETINDO LESTARI THE EFFECT OF HARVEST WORKFORCE CHARACTERISTICS ON HARVEST PRODUCTIVITY AT PT. BERAU KARETINDO LESTARI Dwi Krismantoro 1 , Wartomo 1 , Budi Winarni 1* 1 Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Kampus Gunung Panjang, Jl. Samratulangi, Samarinda, Indonesia *corresponding email: bwinarni14@gmail.com ABSTRACT Good management of palm oil harvesters can reduce labor error rate during harvest, increasing work productivity, while also facilitate the achievement of company goals. This research aims to determine the effect of workforce characteristics, namely age, length of work and education on the productivity of palm oil harvest, as well as to determine whether harvest productivity is in accordance with company targets. The results of this research are expected to provide input for companies regarding the productivity of palm oil harvest and also as a reference for recruiting harvesters. Data analysis method used in this research is multiple linear regression. Result is determined using census method, as the sample is less than 100 people with the number of respondents reached 52 people. Based on the research results, it was indicated that length of work, age and education do not affect the productivity of harvesters at Long Ayan Estate PT. Berau Karetindo Lestari. The average labor productivity of harvesters reached 281.06 bunches/weekdays; thus, the workforce was able to achieve the target set by the company of 175 bunches/weekdays. Keywords: Age, Education, Length of Work, Palm Oil, Productivity. PENDAHULUAN Perkebunan kelapa sawit memiliki karakteristik padat karya dengan persediaan tenaga kerja yang melimpah dengan keahlian yang cukup dan merupakan faktor yang sangat menentukan untuk tercapainya skala bisnis perkebunan kelapa sawit (Pahan, 2012). Peran sumber daya manusia tentunya sangat diperlukan agar tercapai hasil yang diharapkan, yaitu peranan dari sumber daya tenaga kerja karyawan. Sumber daya manusia yang mampu memiliki tingkat produktivitas yang baik, tentu akan meningkatkan taraf hidup. (Setiowati, 2007). Banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, yaitu, sikap mental, pendidikan, keterampilan, manajemen, tingkat penghasilan, gizi dan kesehatan, jaminan sosial, lingkungan dan iklim kerja, sarana produksi, teknologi serta kesempatan berprestasi (Sedarmayanti, 2016). Salah satu unsur penunjang produktivitas adalah tingkat umur tenaga kerja. Umur produktif 15-50 tahun adalah umur bekerja yang dapat dengan mudah mengenal lingkungan kerja dan cepat menguasai pekerjaan yang diberikan. Berbeda dengan umur pekerja di atas 50 tahun tentunya tingkat produktif dan kemapuan dalam bekerja sudah berkurang (Imran, 2017). Pengalaman kerja yang memadai dapat menunjukkan tingkat penguasaan tenaga kerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, sehingga dapat dikatakan ahli pada bidangnya masing-masing. Berbeda dengan pekerja yang kurang pengalaman kerja, akan sulit untuk beradaptasi dengan suasana kerja yang baru, kemudian cenderung kaku dalam menyelesaikan pekerjaan (Imran, 2017).