Nutrire Diaita ISSN (Print) : 1979--8539 Vol.13, No.01, April 2021 ,p.39-47 ISSN (Online) : 2746--1734 Nutrire Diaita Vol.13, No.01, April 2021 ,p.39-47 The Effect of a Teacher-led Nutrition Education Program towards Anemia and Nutrition Status of Adolescent Girls in Bogor, Indonesia Purnawati Hustina Rachman 1 , Karina Rahmadia Ekawidyani 1 , Anna Vipta Resti Mauludyani 1 , Judhiastuty Februhartanty 2 ¹Departement of Community Nutrition, Faculty of Human Ecology, IPB University, Bogor, Indonesia ² Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON)/Pusat Kajian Gizi Regional Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia Department of Community Nutrition, Bogor Agricultural University, Jl. Lingkar Kampus, Institut Pertanian Bogor, Dramaga, Bogor, Indonesia 16680 E-mail: hustinapur@apps.ipb.ac.id Submitted: 11 March 2021, Revised: 9 April 2021, Accepted: 1 Mei 2021 Abstract Nutrition education among adolescents is lacking in Indonesian schools. Whereas adolescent girls, in particular, need adequate nutrients to prepare them for their future pregnancy which may improve their nutrition status in the long term. Therefore, this study aims to assess the effect of a teacher-led nutrition education program on anemia and nutrition status of adolescent girls. A quasi- experimental design was applied in junior high and high schools in Bogor which compared the findings between the intervention (n=112) and the control group (n=129). Teachers in the intervention group received training on health and nutrition for adolescents and were asked to deliver nutrition education for their students for 14 weeks. The control group did not receive any exposure to the topics. The hemoglobin level, weight, and height were measured before and after the program among both groups. Paired and independent t-test statistical analysis was used to assess the impact of the intervention for continuous variables and the Chi-Square test was used for categorical data. After the program, although there were no significant improvements in BMI-for-age z-score, however, significant improvements were observed for hemoglobin level among the treatment group. This was consequently shown in the anemia status, where the prevalence of anemia was significantly lower compared to the control group (p<0.001). The intervention group also showed better dietary diversity compared to the control group. The findings demonstrate that teacher-led nutrition education can improve the anemia status of adolescent girls. Keyword: Teacher-led nutrition education, anemia, nutrition status, adolescent girls Abstrak Pendidikan gizi di kalangan remaja masih kurang di sekolah-sekolah di Indonesia. Padahal remaja putri pada khususnya membutuhkan zat gizi yang cukup untuk mempersiapkan mereka menghadapi masa kehamilan yang dapat meningkatkan status gizinya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai efek program pendidikan gizi yang disampaikan oleh guru terhadap anemia danstatus gizi remaja putri. Sebuah desain kuasi-eksperimental diterapkan di SMP dan SMA di Bogor yang membandingkan temuan antara kelompok intervensi (n = 112) dan kontrol (n = 129). Guru pada kelompok intervensi mendapatkan pelatihan tentang kesehatan dan gizi bagi remaja dan diminta memberikan pendidikan gizi bagi siswanya selama 14 minggu. Kelompok kontrol tidak menerima paparan apapun tentang topik tersebut. Kadar hemoglobin, berat badan, dan tinggi badan diukur sebelum dan sesudah program pada kedua kelompok. Analisis statistik uji-t berpasangan dan independen digunakan untuk menilai efek intervensi untuk variabel kontinu dan uji Chi-Square digunakan untuk data kategori. Setelah program, meskipun tidak ada peningkatan yang signifikan pada IMT menurut umur, namun terdapat peningkatan yang signifikan pada kadar hemoglobin di kelompok intervensi. Hal ini terlihat pada status anemia dimana prevalensi anemia lebih rendah secara bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0.001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan gizi yang disampaikan oleh guru dapat memperbaiki status anemia putri. Kata Kunci: Pendidikan gizi oleh guru, anemia, status gizi, remaja putri