Prosiding Seminar Nasional Biotik ISBN: 978-602-70648-3-6 115 SPESIES KELAS GASTROPODA DAN BIVALVIA DI MUARA SARAGIAN KABUPATEN ACEH SINGKIL Yulida Lase 1) Eva Nauli Taib 2) Rizky Ahadi 3) 1,2,3) Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh Email: yulidalase99@gmail.com ABSTRAK Kelas gastropoda biasanya disebut juga siput ataupun keong yang dapat berjalan menggunakan perutnya. Kelas bivalvia adalah kelas dalam mollusca yang mencakup semua jenis kerang-kerangan yang memiliki sepasang cangkang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahi spesies dari kelas gastropoda dan bivalvia di Muara Saragian Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini dilakukan di Muara Saragian Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan metode Proposive Sampling dengan mengkombinasikan dua metode yaitu metode transek garis (Line transect) dan transek kuadrat. Analisis jenis spesies menggunanakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 8 ordo yang terdiri 3 ordo gastropoda yaitu ordo ceanogastropoda, ordo neogastropoda dan ordo meseogastropoda dan 5 ordo dari bivalvia yaitu ordo veneroida, ordo arcoida, ordo cardiida, ordo adapedonta, dan ordo osteroida dengan total spesies secara keseluruhan berjumlah 455 spesies. Kata Kunci: Spesies, Gastropoda, Bivalvia, Muara Saragian Kabupaten Aceh Singkil PENDAHULUAN Kelas gastropoda biasanya disebut juga siput ataupun keong yang dapat berjalan menggunakan perutnya (Ika Ramdana 2020, 2). Kelas gastropoda ditemukan lebih dari 100,000 jenis, kelompok dari gastropoda umumnya memiliki cangkang yang biasanya terdiri dari satu lingkaran hingga punyai banyak lingkaran (kerucut berpilin/spiral), sebagian ada juga yang tidak memiliki cangkang atau di sebut dengan siput telanjang (Isdrajad 2020, 4). Gastropoda termasuk kedalam penyusun komunitas bentik pada suatu perairan. Gastropoda kelompok kelas yang bergerak menggunakan otot perut, mengalami torsi, dan mempunyai cangkang berbentuk kerucut terpilin (Titis Rahmasari 2015, 49). Kelas bivalvia adalah kelas dalam mollusca yang mencakup semua jenis kerang-kerangan yang memiliki sepasang cangkang. Cangkang menutupi seluruh bagian dari tubuh yang dihubungkan dengan hinge (engsel) yang terletak pada bagian dorsal. Cangkang bivalvia dapat membuka dan menutup dengan menggunakaan satu atau dua otot adduktor yang elastis (Insafitri 2010, 54) Kelas Bivalvia meliputi remis, tiram dan bangsa kepah lainnya. Kelas gastropoda dan bivalvia mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi sehingga hewan ini dapat hidup di berbagai tipe habitat mulai dari sungai, lumpur, daratan danau (Hartoni 2013, 6). Gastropoda dan bivalvia juga dapat dijumpai mulai dari daerah pinggiran pantai hingga laut dalam. Gastropoda dan bivalvia sebagian besar membenamkan diri dalam sedimen serta dapat dijumpai menempel pada substrat (Komang 2015, 63). Allah SWT menciptakan segala macam makhluk hidup sesuai yang dikehendaki. Kelas gastropoda dan bivalvia salah satu fauna yang dijelaskan dalam Al-Qur’an seperti yang disebutkan dalam Surat QS. An-Nur Ayat 45: ِ نْ يَ لْ جِ رٰ ىَ لَ ي عِ شْ مَ يْ نَ مْ مُ هْ نِ مَ وِ هِ نْ طَ بٰ ىَ لَ ي عِ شْ مَ يْ نَ مْ مُ هْ نِ مَ فۖ ٍ اءَ مْ نِ مٍ ابﱠةَ لﱠ دُ كَ قَ لَ خُ ﱠဃ َ و يِ شْ مَ يْ نَ مْ مُ هْ نِ مَ وٌ يرِ دَ قٍ ءْ يَ شِ ّ لُ كٰ ىَ لَ عَ ﱠဃ ﱠ نِ إۚ ُ اءَ شَ ا يَ مُ ﱠဃ ُ قُ لْ خَ يۚ ٍ عَ بْ رَ أٰ ىَ لَ عArtinya: “Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki.