71 Prosiding Seminar Nasional Desain Sosial 2019 PENDAHULUAN Persoalan desa-desa di daerah pedalaman biasanya terjadi karena kurangnya perhatian pemerintah dan kegagapan desa-desa ini mengikuti perubahan dan deru modernisasi yang terjadi dan tak terelakkan. Pemberdayaan menjadi jalan terbaik untuk menjembatani persoalan-persoalan ini. Desa harus memahami potensi, permasalahan dan jejaring interaksi yang terjadi dan mampu merumuskan harapannya sendiri sehingga mampu membebaskan dan memanusiakan segenap warganya. Tim Fakultas Desain, UPH sejak tahun 2016 telah beberapa kali masuk ke pedalaman Kalimantan dan bersama-sama warga membuat rencana aksi pemberdayaan. PT Kawedar Wood Industries yang mulai menggarap hutan tanam industri di pedalaman Putussibau, Kalimantan Barat ingin membuat perencanaan CSR yang memberdayakan warga-warga Desa VALUE PROPOSITION & MISSION MODEL CANVAS UNTUK DESA NANGA ARONG & NANGA RAUN, PUTUSSIBAU, KALIMANTAN BARAT Ruth E. Oppusunggu 1 ,*, J. Baptista Anton 2 , Alfansyah Zulkarnain 3 1 Program Studi Desain Interior, Fakultas Desain, Universitas Pelita Harapan 2,3 Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Desain, Universitas Pelita Harapan *200rumahbesi@gmail.com ABSTRAK. Persoalan desa-desa di daerah pedalaman biasanya terjadi karena kurangnya perhatian pemerintah dan kegagapan desa-desa ini mengikuti perubahan dan deru modernisasi yang terjadi dan tak terelakkan. Hal inilah yang terjadi di pedalaman Kalimantan Barat, Desa Nanga Arong dan Nanga Raun, Putussibau. Pemberdayaan menjadi jalan terbaik untuk menjembatani persoalan-persoalan ini dengan mendorong desa mampu memahami potensi, permasalahan, jejaring interaksi yang terjadi dan mampu merumuskan harapannya sendiri. Tim Fakultas Desain, UPH dan PT KWI masuk dengan tujuan memberdayakan warga Desa Nanga Arong dan Nanga Rain dengan menggunakan metodologi khusus Desain sebagai Generator. Hasilnya adalah rumusan Value Proposition dan Mission Model Canvas yang akan menjadi langkah awal model pemberdayaan yang efektif dan efsien bagi setiap pemangku kepentingan terutama warga dan perusahaan dalam melaksanakan CSR-nya. Kata kunci: Pemberdayaan Desa Pedalaman, Value Proposition, Mission Model Canvas. ABSTRACT. The problem of villages in remote areas usually happened because the lack of attention from the government, while on the other hand it is also happened because of the gap of inevitable modern knowledge and development. These problems are also take place at Nanga Arong and Nanga Raun, remote villages in West Kalimantan. Empowerment becomes the fnest solution for these matters as it will drive communities in remote villages to understand their potentials, problems and network interaction that happened within them, and also their hopes. School of Design and PT KWI team up to empower the villages through helping them create Value Proposition and Mission Model Canvas by using a specifc methods called: Design as Generator. These results then can be a frst step to build an effcient empowerment model for all of the stakeholders. Keywords: Empowering remote villages; Value Proposition; Mission Model Canvas. binaannya, salah satunya Desa Nanga Arong dan Nanga Raun. Tim Fakultas Desain, UPH dan PT KWI kemudin berkolaborasi dengan tujuan memberdayakan warga desa-desa ini dengan langkah awal membantu warga merumuskan Value Proposition dan Mission Model Canvas menggunakan metode spesifk Desain sebagai Generator – Riung Desain [1],[2],[3]. METODE PENELITIAN Pada bulan Maret 2019 Tim Fakultas Desain, SoD, UPH dan PT KWI berangkat ke kedua desa tersebut untuk melaksanakan scoping – preliminary research. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penelitian dan pelaksanaan spesifk Desain sebagai Generator (DAG) [1]. Metodologi DAG adalah metode gabungan Participatory Action Research [4],[5],[6],[7] dan Riung Desain (Design Thinking) –