PROSIDING SEMINAR NASIONAL IKIP BUDI UTOMO http://ejurnal.budiutomomalang.ac.id/index.php/prosiding https://doi.org/10.33503/prosiding.v2i01.1538 E-ISSN : 2774-163X Apliana Dendo, dkk Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games ... 211 Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament Berbantuan Media Monopoli Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Apliana Dendo, Titik Purwati, Novi Eko Prasetyo Pendidikan Ekonomi, IIKIP Budi Utomo e-mail: aplianadendo08@gmail.com , titikpurwati62@gmail.com , noviekoprasetyo@budiutomomalang.ac.id Abstract This study aims to determine the effect of applying the TGT type of cooperative learning model with the help of monopoly media on student learning outcomes. Applied to Baiturrohmah Islamic High School students for the 2020/2021 semester 2 academic year, opening 36 people. Collecting data using experimental techniques through pretest and posttest. The results of data analysis showed that the application of the monopoly-assisted TGT cooperative learning model significantly improved student learning outcomes in economics subjects. This learning model is very effective in improving student learning outcomes. Keywords: TGT type cooperative learning, monopoly media, learning outcomes Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media monopoli terhadap hasil belajar siswa. Diterapkan pada siswa SMA Islam Baiturrohmah tahun ajaran 2020/2021 semester 2, berjumlah 36 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik eksperimen melalui pretest dan postest. Hasil analisis data menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan monopoli secara signifikan telah meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Model pembelajaran ini sangat efektif untuk memperbaiki hasil belajar siswa. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif tipe TGT, media monopoli, hasil belajar A. PENDAHULUAN Pendidikan memiliki arti sebagai suatu proses dalam kehidupan tentang pengembangan diri masingmasing individu guna menjalani keberlangsungan kehidupannya. Dimana cara yang dapat ditempuh oleh masingmasing individu tersebut agar dapat dianggap telah berhasil atau dianggap telah layak dalam menjalani pendidikan ini adalah dengan belajar (Pritawati, 2015:1). Kegiatan belajar sendiri merupakan suatu proses yang telah dijalani oleh individu dalam mendapatkan informasi