Diserahkan: 23-02-2021 Disetujui: 04-03-2021. Dipublikasikan: 31-03-2021 Kutipan: Mujahidin, E., Martanegara, I., Saefuddin, D., & Syafrin, N. (2021). Persepsi mahasiswa muslim mengenai hubungan sains dan agama di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 135-143. doi:http://dx.doi.org/10.32832/tadibuna.v10i1.4340 135 Vol. 10, No. 1, Maret 2021, hlm. 135-143 DOI: 10.32832/tadibuna.v10i1.4340 Persepsi mahasiswa muslim mengenai hubungan sains dan agama di Universitas Ibn Khaldun Bogor Endin Mujahidin*, Irfan Habibie Martanegara, Didin Saefuddin & Nirwan Syafrin Universitas Ibn Khaldun Bogor *endin.mujahidin@uika-bogor.ac.id Abstract This article aims to map perceptions of the relationship between science and religion among stu- dents at Ibn Khaldun University, Bogor and to look at the demographic factors that influence these perceptions. This research is a quantitative study using a questionnaire. This study found that in the typology of pro-religious conflict, almost all students were at a high level. For harmonic typology, about two-thirds of students were at a high level, and the remaining third was at a moderate level. For the independent typology and pro-science conflict, the majority of students were at the moderate level. In an Islamic campus environment where respondents can be said to be uniform, there is no significant difference in perceptions based on the education taken, the origin of education, and gen- der. Keywords: science and religion, college students, Islamic universities Abstrak Artikel ini bertujuan untuk memetakan persepsi hubungan antara sains dan agama pada mahasiswa di Universitas Ibn Khaldun Bogor serta melihat faktor-faktor demografis yang mempengaruhi persepsi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini menemukan bahwa pada tipologi konflik pro-agama, hampir seluruh mahasiswa berada pada tingkat tinggi. Untuk tipologi harmonis, sekitar dua pertiga mahasiswa berada pada tingkat tinggi, sepertiga sisanya berada pada tingkat sedang. Untuk tipologi independen dan konflik pro-sains, mayoritas mahasiswa berada pada tingkat sedang. Pada lingkungan kampus Islam di mana responden dapat dikatakan seragam, tidak ada perbedaan persepsi yang signifikan berdasarkan pendidikan yang ditempuh, asal pendidikan, serta jenis kelamin. Kata kunci: sains dan agama, mahasiswa, universitas Islam brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Electronic Journals of UIKA Bogor (Universitas Ibn Khaldun)