DIFUSI Volume 2, No.2 Juli 2019 PENYUSUNAN PEDOMAN PENGGAJIAN KARYAWAN KOPERASI WARGA POLBAN (KWP) Marwansyah 1 , Tri Setyowati 1 , Nurlaila Fadjarwati 1 , Tiafahmi Angestiwi 1 1 UP-MKU, Politeknik Negeri Bandung Email: marwansyah@polban.ac.id, trisetyowati@yahoo.com, nurlailafadjarwati@yahoo.com, tia.fahmi@polban.ac.id Abstrak Kegiatan ini bertujuan menata sistem penggajian untuk mewujudkan gaji yang adil dan layak bagi karyawan KWP. Luaran utama program ini adalah pedoman penggajian KWP yang memuat struktur dan tarif penggajian. Langkah-langkah penyusunan pedoman meliputi (a) survei pendahuluan, (b) benchmarking, (c) kajian atas sistem penggajian saat ini, (d) analisis jabatan, (e) evaluasi jabatan, (f) penyusunan struktur dan tarif gaji, dan (g) penyusunan pedoman penggajian. Evaluasi jabatan menggunakan metode point system, dengan lima faktor jabatan, yakni (1) tanggung jawab, (2) keterampilan, (3) upaya, (4) kondisi kerja, dan (5) risiko kerja. Metode ini dipilih karena bersifat kuantitatif dan relatif mudah digunakan serta dapat disesuaikan dengan perkembangan dan kondisi finansial KWP. Metoda point system menghasilkan besaran point untuk setiap jabatan di KWP (manajer, koordinator unit, staf dan operator). Point ini dikalikan dengan nilai rupiah tertentu untuk menghasilkan gaji pokok untuk setiap jabatan. Selain gaji pokok, ke dalam struktur gaji yang diusulkan, dimasukkan unsur-unsur imbalan lainnya, yakni (1) tunjangan isteri/suami dan (2) tunjangan anak. Selain itu, ke dalam perhitungan gaji dimasukkan unsur masa kerja. Kata kunci: Gaji, sistem penggajian, analisis jabatan, evaluasi jabatan, Point System PENDAHULUAN Manajemen sumber daya manusia dapat diartikan sebagai pendayagunaan sum- ber daya manusia di dalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, re- krutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kom- pensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja, dan hubungan industrial (Marwansyah, 2019). Peren- canaan dan implementasi fungsi-fungsi ini harus didukung oleh analisis jabatan yang cermat dan penilaian kinerja yang obyektif (Marwansyah, 2019). Proses menemukan, mendayagunakan, mem- pertahankan, dan mengembangkan ma- nusia dilakukan di setiap organisasi, termasuk lembaga koperasi. Salah satu fungsi penting dalam Manajemen SDM adalah pemberian imbalan/kompensasi atau penggajian. ISSN 2615-2363