Journal on Education Volume 05, No. 03, Maret-April 2023, pp. 7357-7362 E-ISSN: 2654-5497, P-ISSN: 2655-1365 Website: http://jonedu.org/index.php/joe Implementasi Etnosains sebagai Sumber Belajar Antropologi Budaya di Prodi Industri Pariwisata Irena Novarlia Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat irenanovarlia@upi.edu Abstract Along with the arrival of globalization, local cultural wisdom has shifted and is often neglected. Therefore, ethnoscience is a learning resource that can be used. The aim of the research is to find out whether the Tourism Industry Study Program has implemented and described ethnoscience in learning cultural anthropology courses using qualitative research methods. The results of the research prove that the implementation of ethnoscience as a source of learning has not been properly planned but has implicitly used an ethnoscience approach through integration between the socio-cultural environment of the community and the material. Evaluation is carried out using authentic assessment. It is hoped that through the implementation of ethnoscience as a source of learning cultural anthropology it can become a bastion of cultural values and local wisdom so that they are not displaced by foreign cultures and remain sustainable amidst the currents of globalization. Keywords: Ethnoscience, Cultural Anthropology Abstrak Seiring dengan datangnya arus globalisasi, kearifan budaya lokal mengalami pergeseran bahkan sering terabaikan. Karena itu etnosains merupakan salah satu sumber belajar yang dapat digunakan. Tujuan penelitian adalah mengetahui apakah di Prodi Industri Pariwisata telah mengimplementasikan dan mendeskripsikan etnosains dalam pembelajaran mata kuliah antropologi budaya dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian membuktikan implementasi etnosains sebagai sumber belajar belum terencana dengan benar namun secara implisit telah menggunakan pendekatan etnosains melalui integrasi antara lingkungan sosial budaya masyarakat dengan materi. Evaluasi dilakukan menggunakan penilaian autentik. Diharapkan melalui implementasi etnosains sebagai sumber belajar antropologi budaya dapat menjadi benteng pertahanan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal agar tidak tergeser dengan budaya luar serta tetap lestari ditengah arus globalisasi Kata Kunci: Etnosains, Antropologi Budaya Copyright (c) 2023 Irena Novarlia Corresponding author: Irena Novarlia Email Address: irenanovarlia@upi.edu (Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat) Received 31 January 2023, Accepted 06 February 2023, Published 06 February 2023 PENDAHULUAN Munculnya gelombang arus globalisasi, tidak dipungkiri telah menjadi salah satu penyebab pergeseran kearifan budaya lokal Indonesia. Pendidikan merupakan salah satu andalan untuk membentuk benteng pertahanan dengan menciptakan karakter generasi intelektual muda yang tangguh. Melalui implementasi etnosains sebagai sumber belajar diharapkan dapat mengoptimalkan proses pembelajaran secara kontekstual dan lebih bermakna. Salah satu tujuan mata kuliah Antropologi budaya adalah untuk memberikan pemahaman bagi mahasiswa supaya terhindar dari kesalahpahaman tentang budaya, terutama yang berkaitan dengan dengan kehidupan manusia. Antropologi budaya mempelajari sistem nilai, norma, keyakinan, simbol, dan produk budaya yang digunakan dalam interaksi sosial (Keesing, 1992). Lebih lanjut Antropologi budaya adalah cabang ilmu yang mempelajari perbedaan dan persamaan dalam budaya manusia di