Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 10, No. 01 ISSN: 2686-6501 25 PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP MINAT MAHASISWA MENGGUNAKAN PRODUK PAYLATER NON SYARIAH Angel Chandra Septin 1 , Zainal Abdul Haris 2 , Retno Widiastuti 3 1,2,3 Business Administration Department State Polytechnic of Malang Artikel diterima: Desember 2022 Tanggal direvisi: Januari 2023 Tanggal Terbit: Januari 2023 Abstract The study aims to determine the effect of Islamic financial literacy level on interest in using non-sharia PayLater products. The type research is quantitative research. The data collection technique used questionnaire distributed online to students of the State Polytechnic of Malang accounting department class of 2018-2021. The sampling technique used nonprobability sampling, as many as 95 people. The data analysis of this study was Simple Linear Regression Analysis by using SPSS version 26 software. The results of this study showed that the level of Islamic financial literacy had no effect on students' interest in using non-sharia PayLater products with a t count of -242 (<1.989) and a significance value of 0.809 (>0.05). The value of the coefficient of determination (R2) is 0.001, which means that the variable ability of islamic financial literacy levels in explaining students' interest in using non-sharia PayLater products is 0.1%. Keywords: Company Size, Fixed Asset Intensity, Leverage, Profitability, Tax Avoidance. 1. PENDAHULUAN PayLater merupakan metode “Beli Sekarang Bayar Nanti”. Metode ini sedang marak di kalangan milenial terutama bagi kaum muda. PayLater non syariah merupakan metode pembayaran dimana hal ini tidak ada unsur maupun prinsip-prinsip dasar keuangan syariah. Masyarakat paling banyak menggunakan fitur Paylater non syariah dengan presentase sebesar 54,3%. Mudahnya pengguna dalam melakukan transaksi pembayaran dikemudian hari (DailySocial.id, 2020). Kemudahan dalam pelayanan produk PayLater non syariah perlu adanya pertimbangan sekaligus pengetahuan akan dasar literasi keuangan syariah. Literasi keuangan syariah adalah pemahaman konsep akan prinsip-prinsip dasar keuangan syariah, hal ini juga menyangkut unsur-unsur yang ada pada lembaga keuangan syariah. Adapun supaya PayLater non syariah berlandaskan pengetahuan literasi syariah pengguna harus mengetahui tentang tiga prinsip syariah, diantaranya yaitu riba, gharar, dan maisir. Arif menyebutkan bahwa, riba berarti penambahan, pertumbuhan, kenaikan, dan ketinggian (Arif, 2019) Dalam hal ini Paylater non syariah perlu dikaji ulang pada literasi keuangan syariah mencakup hal riba, dikarenakan jika pengguna produk PayLater non syariah tidak membayar sesuai dengan jatuh tempo yang sudah ditentukan di awal maka akan dikenakan denda bunga sebesar 2,95% hal ini menimbulkan riba. Arif menyebutkan bahwa, pada syari’at Islam jual -beli gharar dilarang (Arif, 2019). Gharar dapat disimpulkan seperti transaksi yang akadnya belum jelas, belum terlihat jelas akad antara pihak satu dengan pihak lain. Akad jual beli mengandung gharar seperti transaksi objeknya belum terlihat, belum dimiliki, dan tidak diketahui keberadaannya, dapat dikatakan belum dapat diserahkan saat terjadi transaksi kecuali dilakukan dalam unsur syariah. Arif menyatakan bahwa, maisir adalah transaksi bersifat untung-untungan (Arif, 2019). Dalam hal ini jika diibaratkan dalam praktik jual beli, pembeli diminta untuk membeli dahulu barang tersebut dan melakukan pembayaran, hal ini mengadung maisir dikarenakan pembeli tidak tahu barang tersebut sesuai dengan kriteria pembeli baik dalam segi kuantitas maupun kualitas barang yang diterima, dimana ini menimbulkan salah satu pihak (pembeli) merasa dirugikan dan pihak lain (penjual) diuntungkan. Dua fatwa terbaru tahun 2018 berdasarkan prinsip syariah yakni Fatwa No:116/DSN- MUI/II/IX/2017 tentang Uang Elektonik Syariah dan Fatwa No:117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah. (muidigital, 2018). Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) merupakan perguruan tinggi di kota Malang. Mahasiswa jurusan akuntansi setiap harinya mempelajari tentang keuangan yang didukung oleh matakuliah keuangan syariah, hal ini memudahkan mahasiswa dalam mengenal produk dan layanan lembaga keuangan syariah. Minat dalam penggunaan PayLater non syariah merupakan hal yang perlu dipertimbangkan pada mahasiswa jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang,pasalnya PayLater non syariah belum dilandaskan pada prinsip- prinsip akan literasi keuangan syariah. 2. KAJIAN PUSTAKA Literasi berguna untuk meningkatkan literasi yang sebelumnya less literate/not literate menjadi well literate merupakan tujuan jangka panjang literasi keuangan oleh publik, selain itu mengembangkan pengguna