78 MATERNAL VOL. III NO. 2 - OKTOBER 2019 P-ISSN: 2541-3120 E-ISSN: 2541-5085 RELATIONSHIP BETWEEN SMOKERS’ ENVIRONMENT AND SMOKING BEHAVIOR IN ADOLESCENTS AT SMA N 1 CAWAS Titis Sensussiana 1 , Kartika Dian Listyaningsih 2 , Tresia Umarianti 3 1 Prodi D3 Keperawatan STIKes Kusuma Husada Surakarta 2,3 Prodi S1 Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta Email: tsensussiana@gmail.com, tika.listya21@gmail.com, t27a.umarianti@gmail.com ABSTRACT Smoking behavior is more troubling because it has begun from adolescents and even children. Smoking has an impact on oneself and others, but the case of adolescent smokers is considered common and normal for young men. All smokers already know that smoking does not provide benefts and even harms but in- creases with younger age. Smoking is infuenced by several things including adolescents who are looking for self-identity and always want to try something new in their environment so that family and peers are people who infuence the habits of these teens. This study aimed to determine the relationship between the smoker’s environment and smoking behavior in adolescents at SMA N 1 Cawas. This study adopted analytical methods with cross-sectional design conducted at SMA N 1 Cawas, Klaten. The study was conducted from June to August 2017. The research subjects were students in SMA N 1 Cawas. The results of 875 samples showed the p-value of the Pearson Correlation test was smaller α (0.01). It can be concluded that there is a relationship between the environment of smokers with smoking behavior in adolescents in SMA N 1 Cawas. Keywords: Smokers’ Environment, Smoking, and Adolescent Behavior ABSTRAK Perilaku merokok saat ini sudah semakin mengkhawatirkan, karena perilaku merokok sudah dimulai dari remaja bahkan anak-anak. Dampak perilaku merokok adalah ke diri sendiri dan ke orang lain. Namun kasus remaja perokok sudah dianggap hal yang biasa dan wajar bagi remaja laki-laki.Semua perokok sudah mengetahui bahwa rokok tidak memberi manfaat, bahkan merugikan, namun justru semakin tahun semakin meningkat dengan usia yang semakin muda. Kebiasaan merokok dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain remaja yang sedang mencari identitas diri dan selalu ingin mencoba hal yang baru yang ada di lingkungan- nya. Sehingga keluarga dan teman sebaya merupakan orang yang akan sangat berpengaruh terhadap kebi- asaan remaja tersebut. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara lingkungan perokok dengan perilaku merokok pada remaja di SMA N 1 Cawas.Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan rancangan cross sectional.Dilakukan di SMA N 1 Cawas, Kabupaten Klaten.Waktu penelitian dilaku- kan mulai bulan Juni sampai dengan Agustus 2017.Subyek penelitian yaitu siswa di SMA N 1 Cawas.Hasil yang didapatkan dari 875 sampel adalah bahwa p-value uji pearson Correlation tersebut lebih kecil α (0,01) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lingkungan perokok dengan perilaku merokok pada remaja di SMA N 1 Cawas. Kata kunci: Lingkungan Perokok, perilaku merokok dan remaja PENDAHULUAN Perilaku merokok merupakan perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, namun maih banyak orang melakukan kebiasaan tersebut, bahkan kebi- asaan tersebut dimulai ketika masih remaja.selain merugikan kesehatan diri sendiri, perilaku merokok juga akan merugikan oranglain di sekitarnya (Aula, 2010). Meskipun perokok tahu bahwa perilaku merokok akan merugikan diri sendiri dan oranglain, namun perilaku merokok masih sering ditemukan dan dianggap sangat wajar bagi remaja, khususnya remaja laki-laki (Susilo, 2009). Perilaku merokok dapat disebut sebagai perilaku yang fenomenal di- mana orang tetap melakukan walaupun sudah tahu bahwa perilaku tersebut adalah perilaku yang me- rugikan.bahkan jumlah perokok bukan menurun tetapi semakin meningkat dengan usia yang sema- kin muda (Komasari D dan Fadila H.A, 2000). Menurut lembaga survey WHO tahun 2008, In- donesia menduduki peringkat ke-3 sebagai jumlah