D. Wahyu A PENGARUH PEMODERASIAN …..... Buletin Ekonomi Vol. 8, No. 1, April 2010 hal 1-70 9 PENGARUH PEMODERASIAN KESAMAAN NILAI DALAM HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SUPERVISOR DAN ORGANISASIONAL PERSEPSIAN DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL AFEKTIF D. Wahyu Ariani 1 Abstract In this study, hypothesis were tested that the quality of relationship model of perceived supervisory support, perceived organizational support, and afective organizational commitment depends on similarity of values between organization’s values and individual’s values. Four hundred employees from twenty five service industry completed measures of perceived supervisory support, perceived organizational support, perceived similarity values, and afective organizational commitment. Data analyzed using correlation and structural equation modeling showed positive association of all variables and supported for the hypothesis. Keywords: perceived supervisory support, perceived organizational support, perceived similarity values, afective organizational commitment PENDAHULUAN Komitmen karyawan terhadap organisasi terutama didasarkan pada persepsi karyawan atas dukungan organisasi kepadanya. Organisasi merasakan dukungan tersebut dalam promosi, pemberian penghargaan, tanggapan organisasi, kecukupan informasi, dan berbagai bentuk dukungan lainnya (Rhoades & Eisenberger, 2002). Teori Dukungan Organisasional menyatakan bahwa untuk menentukan kesiapan organisasi terhadap peningkatan penghargaan atas usaha atau kerja karyawan dan untuk memenuhi kebutuhan sosio-emosional, karyawan akan mengembangkan keyakinannya mengenai bagaimana organisasi menilai kontribusi karyawan dan memperhatikan perilaku karyawan (Eisenberger, Huntington, Hutchinson, & Sowa, 1986). Dukungan Persepsian (Perceived Support) di tempat kerja mempunyai implikasi penting bagi berbagai aspek dalam perilaku organisasional seperti komitmen organisasional. Dukungan organisasional persepsian berhubungan dengan suatu kondisi di mana karyawan merasa bahwa organisasi yang memekerjakan mereka ingin memberikan kompensasi secara adil terhadap usaha atau kinerja, membantunya memenuhi kebutuhan, memberi pekerjaan menarik dan dapat memotivasi, dan memberikan kepadanya kondisi kerja yang memenuhi (Eisenberger et al., 1986). Selain itu, karyawan juga seringkali mengembangkan impresinya terhadap pimpinan sehingga mereka juga mendapatkan dukungan dari pimpinannya, atau yang sering disebut sebagai Dukungan Supervisor Persepsian. Menurut Rhoades dan Eisenberger (2002), dukungan supervisor persepsian merupakan satu bentuk dukungan organisasional persepsian. Berdasarkan Teori Dukungan Organisasional, hubungan positif antara dukungan supervisor persepsian dan dukungan organisasional persaepsian selalu diinterpretasikan bahwa dukungan supervisor persepsian memengaruhi dukungan organisasional persepsian (Eisenberger, Stinglhambert, 1 Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, email: dwariani@gmail.com