Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan Available online http:// jstl.unram.ac.id ISSN :2477-0329, e-ISSN : 2477-0310 Terakreditasi Kemenristek-DIKTI SINTA 4 Nomor: 28/E/KPT/2019 Vol. 6 No.2 pp: 169-181 Desember 2020 DOI https://doi.org/10.29303/jstl.v6i2.171 Research Articles Respon Seleksi Indeks Dasar pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Lahan Kering Response of Basic Index Selection for Corn (Zea mays L.) on Dry Land I Wayan Sudika* 1 , I Nyoman Soemeinaboedhy 2 1 Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Indonesia 2 Program studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Indonesia *corresponding author, email: sudikawayanms@gmail.com Manuscript received: 28-09-2020. Accepted: 12-10-2020: ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon seleksi, rata-rata hasil dan bobot brangkasan segar pada tanaman jagung hasil seleksi massa dengan teknik indeks dasar hingga delapan siklus dan mengkaji parameter genetik sifat-sifat kuantitatif. Rancangan Acak Kelompok, digunakan untuk pengujian hasil seleksi dengan jumlah perlakuan 11 populasi. Setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 33 unit percobaan. Data hasil percobaan dianalisa dengan analisis sidik ragam pada taraf nyata 5 persen. Rata-rata perlakuan diuji lanjut dengan uji BNT0,05. Respon seleksi diperoleh dari koefisien regresi linier sederhana antar sifat yang diamati dengan siklus seleksi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa hasil dan bobot brangkasan segar memiliki respon seleksi massa dengan teknik indeks dasar per siklus berturut-turut sebesar 0.230 kg plot -1 (3.39 %) dan 10.633 g tan -1 (4.21 %).; keduanya tergolong sedang. Rata-rata hasil populasi siklus kedelapan lebih tinggi dibanding dengan populasi awal dan varietas Gumarang; namun sama dengan varietas Lamuru. Bobot brangkasan segar antar perlakuan sama. Hasil populasi awal, populasi siklus kedelapan, varietas Gumarang dan Lamuru berturut-turut sebesar 5.653 t ha -1 ; 8.035 t ha -1 ; 5.278 t ha -1 dan 7.410 t ha -1 . Peningkatan sifat tinggi tanaman, jumlah daun total per tanaman, jumlah daun segar saat panen dan seluruh komponen hasil, menyebabkan peningkatkan daya hasil. Peningkatan bobot brangkasan segar terjadi apabila ada peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun total, diameter batang dan jumlah daun segar saat panen. Sifat yang pengaruh genetiknya lebih besar dibanding pengaruh lingkungan, yaitu bobot tongkol kering panen, panjang tongkol dan hasil. Kata kunci : hasil; genetik; lamuru; massa; seleksi ABSTRACT This research aimed to identificate the selection response, the avarage of yield and fresh stover weight of corn during eight cycles of mass selection with basic index technique and observe the genetic parameter of quantitative characteristics. The randomized block design was used to test the selected with 11 treatment populations. Each treatment was replicated 3 times, in order to obtain 33 experimental units. The experimental data were analyzed with analysis of variance at 5 % levels. The average treatment was tested by the LSD0.05. The selection response was obtained from the simple