PENA JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI p-ISSN : 0854-7521 e-ISSN : 2301-6450 Vol. 37 No. 1 Maret 2023 Hal. 77 – 86 https://jurnal.unikal.ac.id/index.php/pena Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi is licensed under CC-BY-SA 4.0 Gambaran Penggunaan Obat Tradisional Warga Kecamatan Pekalongan Selatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Nailis Sa’adatin Nafiah 1 , Nur Ermawati 2 , Nila Oktaviani 3 Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan Email : nurmawa29@gmail.com Submitted : 22-09-2022 Accepted : 27-03-2023 Published: 31-03-2023 Abstract Covid-19 is a disease caused by a new corona virus that originally occurred in 2019. In humans it usually causes respiratory tract infections, ranging from the common cold to serious illnesses. Therefore, prevention is highly recommended before contracting the COVID-19 virus. As a result, the Indonesian people during the COVID-19 pandemic consumed herbal medicines to boost their immunity. The aim of the study was to describe the description of the use of the respondents regarding how to make it, how to use it, and the parts of the herbs used. The research method used was an observational/survey study that was descriptive in nature. Data collection used primary data, namely questionnaires distributed to the people of Pekalongan Selatan District covering 6 Sub-Districts, 16 respondents were taken per Kelurahan. Results: The description of the use of traditional medicinal herbs before the COVID-19 pandemic and after the COVID-19 pandemic has increased consumption on their own accord. People consume traditional medicinal herbs to keep their bodies healthy and believe that traditional medicinal herbs can prevent viral infections. The people are used to buying traditional medicine in the form of herbal medicine because it is more practical. The medicinal plant that is most often used is the ginger plant, then the turmeric used is the rhizome and the stems of lemon grass are used. People are more comfortable using traditional medicines because they are safe, have no side effects, are easy to find, and are quite affordable. In addition, most people make health efforts by washing their hands, and not being in crowds. In conclusion, the increase in the use of traditional medicines during the COVID-19 pandemic is because they are trusted to increase the body's immunity and are safe for consumption without any side effects. Keywords: perception, traditional medicine, COVID-19 pandemic Abstrak Covid-19 yaitu penyakit yang disebabkan oleh viruscorona baru yang awalnya terjadi pada tahun 2019. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius Maka dari itu pencegahan sangat dianjurkan sebelum tertular virus COVID-19. Akibatnya, masyarakat Indonesia selama pandemi COVID-19 mengkonsumsi obat herbal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan gambaran penggunaan responden tentang cara pembuatan, cara pakai, dan bagian herbal yang digunakan. Metode Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observational/survei yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dengan menggunakan data primer yaitu kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat Kecamatan Pekalongan Selatan mencakup 6 Kelurahan diambil 16 responden per Kelurahan. Hasil Gambaran penggunaan ramuan obat tradisional sebelum pandemi COVID-19 dan sesudah pandemi COVID-19 mengalami peningkatan konsumsi dengan kemauan diri sendiri, Masyarakat mengkonsumsi ramuan obat tradisional agar menyehatkan badan lalu Meyakini bahwa ramuan obat tradisional dapat mencegah infeksi virus. Masyarakat terbiasa membeli obat tradisional berupa jamu karena lebih praktis Tanaman obat yang paling sering digunakan adalah tanaman jahe lalu kunyit yang digunakan adalah rimpangnya dan serai yang digunakan adalah batangnya. Masyarakat lebih nyaman menggunakan obat tradisional karena aman