1 PENYESUAIAN DIRI WANITA KORBAN KEKERASAN DALAM BERPACARAN Nur Fatimah (Fatimah.ima26@yahoo.co.id) Eva Meizara Puspita Dewi (evabasti@yahoo.com) Nur Hidayat Nurdin Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar Jl. A. P. Pettarani, Makassar, 90222 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta empiris mengenai gambaran penyesuaian diri yang dilakukan korban dating violence, dan bentuk-bentuk kekerasan yang dialami korban.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Jumlah subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang.Responden diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara menggunakan guide interview dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kekerasan yang dilakukan oleh pacar korban membawa pengaruh yang cukup besar dalam kelangsungan hidup responden.Bentuk-bentuk kekerasan yang dialami responden berupa kekerasan fisik dan verbal yang berdampak pada psikologis, sosial, fisik, akademik dan ekonomi. Penyesuaian diri yang dilakukan responden berasal dari faktor internal yaitu karena responden tidak menerima perlakuan pacarnya, namun harus tetap bertahan menjalani hubungannya sehingga mengakibatkan terjadinya konflik batin yang dirasakan responden, hal ini membuatnya merasa frustasi dan tertekan dalam melakukan penyesuaian diri. Kata Kunci :Penyesuaian diri, kekerasan dalam berpacaran PENDAHULUAN Manusia dalam perkembangan kehidupan melewati beberapa fase yang relatif sama dan berjenjang, mulai dari lahir, berkembang menjadi kanak- kanak, menjadi remaja, dewasa, lansia, hingga pada kematian. Salah satu fase yang terdapat dalam tahap perkembangan manusia adalah fase dewasa awal.Hurlock (1980) mengatakan masa dewasa awal dimulai pada usia 18 - 40 tahun yang menuntut individu untuk mandiri, bekerja, membangun hubungan sosial dan tertarik dengan lawan jenis.Dewasa awal juga diartikan sebagai individu yang telah menyelesaikan pertumbuhannya dan siap menerima kedudukan dalam masyarakat, bersama dengan orang dewasa lainnya (Hurlock, 1980). Hurlock (1980) mengemukakan bahwa tugas-tugas perkembangan pada masa dewasa awal dipusatkan pada brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Repository Universitas Negeri Makassar