Jurnal Keperawatan Raflesia, Volume 4 Nomor 2, Nov 2022 ISSN: (p) 2656-6222, (e) 2657-1595 DOI 10.33088/jkr.v4i2.792 Available online: https://jurnal.poltekkes-kemenkes-bengkulu.ac.id/index.php/jkr 89 Pengetahuan, Kecemasan, dan Kepatuhan Perawatan Antenatal pada Ibu Hamil selama Masa Pandemi COVID-19 Kurniati Puji Lestari¹*, Roisul Fahmi Ilyas 1 , Anny Fauziyah¹, Muhamad Jauhar 2 ¹Jurusan Keperawatan, Politeknik Keseahatan Kementerian Kesehatan Semarang, Indonesia ²Fakultas Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kudus, Indonesia *kurniati_pujilestari@yahoo.com Abstract The SARS-CoV-2 virus variant causes COVID-19 disease. The uncontrolled increase in morbidity and mortality due to COVID-19 has triggered the state to declare a pandemic status. This poses a threat to all groups, including pregnant women. Pregnant women are required to continue to carry out complete pregnancy care even in a pandemic condition. Understanding of COVID-19 and anxiety related to the completeness of pregnancy visits in health care facilities. This study aims to identify the relationship between knowledge and anxiety with antenatal care adherence in pregnant women. The study design used a descriptive correlation cross-sectional approach. The study was conducted from November 2021 to May 2022 in the Genuk Public Health Center Semarang City on 32 third-trimester pregnant women who had no comorbidities through purposive sampling technique. The research instrument used the Pandemic-Related Pregnancy Stress Scale (PREPS) (reliability value = 0.86), a knowledge questionnaire about COVID-19 (reliability value = 0.856), and the MCH handbook. Data analysis using Fisher's Exact Test. There was no significant relationship between anxiety and antenatal care adherence with p-value = 0.230 (p> 0.05) and pregnant women’s knowledge with antenatal care compliance with p = 1,000 (p> 0.05). Anxiety and knowledge of pregnant women are not related to antenatal care compliance. There is a need for research on other factors related to antenatal care adherence. The results of the study serve as basic data in developing interventions to improve antenatal care compliance, especially during a pandemic. Keywords: adherence, antenatal care, anxiety, COVID-19, knowledge Abstrak Munculnya varian virus SARSCoV-2 menyebabkan penyakit COVID-19. Peningkatan angka morbiditas dan mortalitas akibat COVID-19 tidak terkendali memicu Negara menyatakan status pandemic. Hal ini menjadi ancaman bagi seluruh kelompok termasuk ibu hamil. Ibu hamil dituntut untuk tetap melakukan perawatan kehamilan secara lengkap meskipun dalam kondisi pandemic. Pemahaman tentang COVID-19 dan kecemasan berhubungan dengan kelengkapan kunjungan kehamilan di fasilitas layanan kesehatan. Penelitian ini mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan kecemasan dengan kepatuhan perawatan antenatal pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan pada bulan November 2021- Mei 2022 di Puskesmas Genuk Kota Semarang pada 32 ibu hamil trimester III dan tidak memiliki komorbid melalui teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan Pandemic-Related Pregnancy Stress Scale (PREPS) (nilai reliabilitas=0,86), kuesioner pengetahuan tentang COVID-19 (nilai reliabilitas=0,856), dan buku KIA. Analisis data menggunakan Fisher’s Exact Test. Tidak terdapat hubungan signifikan baik antara kecemasan dengan kepatuhan perawatan antenatal dengan nilai p= 0,230 (p> 0,05) maupun pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan perawatan antenatal dengan nilai p=1,000 (p>0,05). Kecemasan dan pengetahuan ibu hamil tidak berhubungan dengan kepatuhan perawatan antenatal. Perlu adanya penelitian tentang faktor lain yang berhubungan dengan kepatuhan perawatan antenatal. Hasil penelitian menjadi data dasar dalam mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kepatuhan perawatan antenatal khususnya selama pandemi. Kata kunci: COVID-19, kecemasan, kepatuhan, pengetahuan, perawatan antenatal