JURNAL Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 03, No. 01, Januari 2015 51 Ekstraksi Ciri Suara Jantung Menggunakan Metode Dekomposisi dan Korelasi Sinyal (Dekorlet) Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan Danu Setiawan, Arif Surtono, Sri Wahyu Suciyati Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung email: danusetiawan264@yahoo.co.id Diterima (14 Agustus 2014), direvisi (17 September 2014) Abstract. Auskultasi technic is one of the old technic had been used by doctor to analyze heartbeat sound using stethoscope. Beside that, the other technic to analyze heartbeat sound is using phonocardiogram. In this study, planning system has been done to analyzed heartbeat sound using phonocardiogram with feature extraction using dekorlet method (decomposition and correlation). Signal correlation was done at the same each sub band decomposition to the normal and abnormal heartbeatsound. Signal correlation was done at the time region and counted Power Spectral Density (PSD) was done at frequency region. Based on the analysis of PSD, PSD at each sub-band decomposition can illustrate the differences of normal and abnormal heart sound. For example normal heartbeat sound have spectral dominan at the sixth sub-band aproksimasi (A6) with frequency range 0- 82,06 Hz, while for Mitral Regurgitasi heartbeat sound have spectral dominan at the sixth sub-band details (D6) with frequency range 82,06-164,12 Hz. The result of feature extraction was used as artificial neural network input to identifred heart sound. The structure of artificial neural network designed consists of 7 neurons input, 7 hidden neurons and 6 neurons output. Artificial neural network can identified Normal, Aortic stenosis, Mitral regurgitation, Aortic regurgitation, Mitral stenosis and Patent ductus arteriosus heartbeat sound with the average success rate is 85,7 %. Key word :phonocardiogram, welch method, dekorlet Abstrak. Teknik auskultasi adalah salah satu teknik lama yang digunakan oleh para dokter untuk menganalisis suara detak jantung menggunakan steteskope. Selain menggunakan teknik auskultasi, terdapat teknik lain yang digunakan untuk analisis suara jantung yaitu menggunakan phonocardiogram. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan sistem analisis suara jantung menggunakan phonocardiogram dengan ekstraksi ciri menggunakan metode dekorlet (Dekomposisi dan Korelasi). Korelasi sinyal dilakukan pada masing-masing sub-band dekomposisi yang sama untuk suara jantung normal dan abnormal lainnya. Korelasi sinyal dilakukan pada kawasan waktu dan dihitung Power Spectral Density (PSD) dilakukan pada kawasan frekuensi. Berdasarkan hasil analisis PSD menunjukkan bahwa PSD pada masing-masing sub-band dekomposisi dapat menggambarkan perbedaan antara suara jantung normal dan abnormal lainnya. Misalnya untuk jenis suara jantung Normal memiliki rapat spectral dominan pada sub-band aproksimasi ke-6 (A6)dengan rentang frekuensi 0- 82,06 Hz, sedangkan untuk jenis suara jantung Mitral Regurgitasi memiliki rapat spectral dominan pada sub-band detil ke-6 (D6)dengan rentang frekuensi 82,06-164,12 Hz. Hasil ekstraksi ciri tersebut digunakan sebagai input jaringan syaraf tiruan (JST) untuk mengenali suara jantung. Struktur JST yang dirancang terdiri dari 7 neuroninput, 7 neuron tersembunyi dan 6neuronoutput. JST mampu mengenali suara jantung Normal, Aortic stenosis, Mitral