1) Mahasiswa Prodi PGSD FKIP UNS PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHAN LINGKUNGAN FISIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP DARATAN DENGAN PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH Erna Widya Kusuma 1) , Hadi Mulyono 2) , Peduk Rintayati 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta e-mail: widyakusumaerna@gmail.com Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan dengan penggunaan model Problem Based Learning berbasis scientific approach pada peserta didik kelas IV SD Negeri Guworejo 3 Sragen. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Guworejo 3 Karangmalang, Sragen yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Uji Validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, uji validitas dan reliabilitas pada instrumen atau butir soal. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif dari Miles & Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan model Problem Based Learning berbasis scientific approach dapat meningkatkan pemahaman konsep perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan pada siswa kelas IV SD Negeri Guworejo 3 Karangmalang, Sragen Tahun Ajaran 2014/2015. Abstract: The purpose of this research is to increase of force concept comprehension of physical changes and its effects towards land by the application of problem based learning model by scientific approach on fourth grade students of Guworejo 3 State Elementary School, Sragen. The type of this research is classroom action research that consists of two cycles. Each cycle consists of four phases, they are: planning, action implementation, observation, and reflection. The subject of this research is the fourth grade students of Guworejo 3 State Elementary School Karangmalang, Sragen which consists of 27 students. The technique of collecting data incluced observation, interview, test, and documentation. The data validity examination is by using technique triangulation, source triangulation, validity and reliability examtion on instrument or question items. The data analysis technique is interactive analytic model from Miles & Huberman. The result of this research is application of problem based learning model based on scientific approach can improve the concept comprehension of physical changes and its effects towards land on fourth grade students of Guworejo 3 State Elementary School Karangmalang, Sragen in academic year 2014/2015. Kata Kunci: Pemahaman Konsep Perubahan Lingkungan Fisik, Model Problem Based Learning Berbasis Scientific Approach IPA merupakan rumpun ilmu, memiliki karakteristik khusus yaitu mempelajari feno- mena alam yang faktual, baik yang berupa ke- nyataan atau kejadian dan hubungan sebab- akibatnya (Eka,Sdan Asih Widi, 2014). Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam ku- rikulum KTSP merupakan salah satu pelajaran yang mulai diberikan di SD/MI/SDLB. Per- mendiknas No.22 Tahun 2006 menyatakan bahwa Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berhubu- ngan dengan cara mencaritahu tentang alam se- cara sistematis, sehingga IPA bukan hanya peng- uasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fak- ta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip sa- ja, tetapi juga merupakan suatu proses penemu- an. Dengan adanya IPA akan membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, karena sebagai makhluk hidup kita akan saling berinteraksi dan saling berkesinambungan satu sama lain. Alangkah lebih baik jika pembelajaran IPA ini diterapkan sejak dini, agar sejak dini pula peserta didik dapat memahami gejala-gejala alam yang dialaminya sehari-hari.Oleh kare- na itu, mata pelajaran IPA ini mulai diterap- kan di bangku Sekolah Dasar (SD). Lingkungan merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup.Termasuk manusia da- ya dukung lingkungan sangat penting untuk menunjang kehidupan manusia. Lingkungan hidup adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati yang memengaruhi kehidupan kita (Arif Zulkifli, 2014). Sekarang ini banyak manusia yang ku- rang peduli dengan lingkungan, tidak menja- ganya dan berakibat banyaknya terjadi peru- bahan lingkungan ataupun pencemaran. Me- ngingat sangat pentingnya pengaruh lingku- ngan dalam kehidupan kita, maka sudah ke- brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Didaktika Dwija Indria