Gorga : Jurnal Seni Rupa Volume 12 Nomor 01 Januari-Juni 2023 p-ISSN: 2301-5942 | e-ISSN: 2580-2380 Disubmit 16 Maret 2023, direview 24 Maret 2023, dipublish 30 Juni 2023. PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK SENI GRAFIS UNTUK PESERTA DIDIK SMA Jerry Rinaldo 1* , Yudi Sukmayadi 2 Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudi No. 229, Kelurahan Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Kode Pos 40154 Jawa Barat. Indonesia Email : jerryR@upi.edu Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa modul elektronik pembelajaran seni grafis untuk peserta didik SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) model 4D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Pada penelitian ini model 4D disederhanakan menjadi define (pendefenisian), design (perancangan) dan sebagian development (pengembangan). Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan gambaran proses pengembangan modul elektronik pembelajaran seni grafis untuk peserta didik SMA mulai dari define (pendefinisian) meliputi analisis kebutuhan belajar, kurikulum, peserta didik, materi, tugas, rumusan tujuan pembelajaran. Tahap design (perancangan) meliputi pemilihan media, format, dan pembuatan desain awal. Tahap development (pengembangan) meliputi pembuatan produk media pembelajaran. Melalui modul elektronik ini diharapkan dapat melancarkan proses pembelajaran, dapat mengatasi kendala dalam menemukan dan memahami materi seni grafis, peserta didik dapat belajar mandiri di sekolah ataupun di rumah dan juga dapat meningkatkan apresiasi dan kreatifitas terhadap karya seni grafis. Kata Kunci: pengembangan, modul elektronik, seni grafis. Abstract The purpose of this study was to produce learning media products in the form of graphic arts learning electronic modules for high school students. The type of research used is the 4D research and development model which consists of define, design, development and disseminate. In this research, the 4D model is simplified into define, design and part of development. Data was collected through observation, interviews and documentation. The results of the study show an overview of the process of developing electronic modules for graphic arts learning for high school students starting from define (defining) including learning needs analysis, curriculum, students, materials, assignments, formulation of learning objectives. The design stage includes selecting the media, format, and making the initial design. The development stage includes the creation of learning media products. Through this electronic module it is hoped that it can expedite the learning process, be able to overcome obstacles in finding and understanding graphic art material, students can learn independently at school or at home and can also increase appreciation and creativity for graphic arts works. Keywords: development, electronic module, graphic arts. PENDAHULUAN Pembelajaran Seni Budaya pada satuan pendidikan setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) terdiri dari beberapa jenis seni untuk disampaikan kepada peserta didik, yaitu seni rupa, musik, tari dan teater. Pada Kurikulum 2013, Permendikbud (2013) No 69 Tahun 2013 mengamanatkan satuan pendidikan untuk menyediakan dua jenis seni disampaikan kepada peserta didik. Sedangkan pada Kurikulum Merdeka, Kepmendikbudristek (2020) RI No 262/M/2022 mengamanatkan satuan pendidikan untuk menyampaikan satu jenis seni kepada peserta didik. Artinya satuan pendidikan diberi keleluasaan untuk memilih jenis seni yang akan diberikan sesuai dengan tenaga pendidik yang ada di satuan pendidikan tersebut. Sesuai pernyataan di atas dapat dikatakan bahwa seni rupa dapat disampaikan di setiap satuan pendidikan termasuk tingkat SMA. Visual sebuah benda atau karya merupakan aspek yang ditonjolkan pada pembelajaran seni rupa. Disinilah peserta didik diberi ruang untuk terlibat langsung dalam pengembangan pengalaman apresiasi dan kreatifitas untuk menghasilkan karya seni rupa yang