PENGAMANAN TEXT DENGAN TEKNIK STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN METODE LEAST SIGNIFICANT BIT (LSB) Pratomo Djati Nugroho, S.Pi., M.Kom Dosen STMIK Insan Pembangunan, Bitung. Tangerang. HP : +6285646684418. Email : nextservo@gmail.com Mahbubul Wathoni, S.Si., M.Kom PLP DIKJAR Komputer Matematika Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. HP : +628561611408. Email : mahbubul.wathoni@gmail.com ABSTRAK Dengan semakin terjangkaunya kamera DSLR dan semakin baiknya kualitas foto pada handphone, membuat masyarakat di indonesia maupun di dunia semakin menggemari dunia fotografi. Di indonesia sendiri banyak pencinta fotografi membuat komunitas-komunitas fotografi dan tidak sedikit dari komunitas-komunitas tersebut melahirkan hasil karya yang cukup baik. Tentu merupakan sebuah kepuasan tersendiri bagi penikmat hobi ini jika hasil gambar yang mereka buat dapat dipublikasi di dalam media sosial, sehingga dapat diakses oleh banyak orang. Namun, dengan hal tersebut disalah gunakan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga terjadi pengakuan hak milik karena citra tersebut tidak memiliki tanda kepemilikan. Salah satu teknik yang dapat dipakai untuk menangani hal tersebut adalah steganografi. Steganografi merupakan ilmu dan seni yang mempelajari cara penyembunyian informasi rahasia ke dalam suatu media sedemikian rupa sehingga manusia tidak dapat menyadari keberadaan pesan tersebut. Penelitian ini membahas tentang penerapan steganografi pada berkas gambar dan metode steganografi yang digunakan adalah metode Least Significant Bit (LSB) untuk menyisipkan text ke dalam citra hasil fotografi dan AES untuk enskripsi text sisipan. Dari hasil uji coba, diketahui bahwa dengan metode Least Significant Bit (LSB) penyisipan dan ekstraksi pesan dapat dilakukan dengan baik. Jenis pesan yang dapat disisipkan adalah pesan text. Kata kunci: Steganografi, Gambar, Text, Least Significant Bit (LSB), AES. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Masalah Banyak kita jumpai beberapa situs fotografi salah satunya www.fotografer.net . Dimana dalam situs tersebut para fotografer dapat menampilkan atau menyuguhkan karya-karya mereka sehingga dapat dinikmati masyarakat banyak. Media seperti ini memang sangat positif bagi para fotografer untuk menilai diri mereka mengenai kemampuan seni dan teknik mereka dalam tiap komentar yang diberikan oleh para pengunjung situs. Terkadang hal positif tentu diikuti dengan hal yang negatif. Para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mulai menyelewengkan fasilitas situs ini. Beberapa penyimpangan tersebut dapat berupa peng-copy-an data atau citra hasil fotografer kemudian diakui sebagai hak cipta oknum-oknum tersebut. Sehingga banyak para fotografer menambahkan nama mereka atau logo ciri khas mereka pada hasil foto mereka dan mengurangi nilai keindahan foto tersebut. Oleh karena itu, salah satu teknik untuk mengamankan data citra tersebut dari pengakuan hak cipta orang lain adalah dengan menggunakan steganografi. Steganografi adalah teknik menyamarkan atau menyembunyikan pesan ke dalam sebuah media pembawa (carrier). Kelebihan steganografi terletak pada sifatnya yang tidak menarik perhatian atau kecurigaan orang lain. Salah satu media yang dapat digunakan sebagai carrier adalah berkas gambar. Teknik steganografi pada berkas gambar memanfaatkan kelemahan penglihatan manusia, karena kualitas gambar antara berkas gambar asli dengan berkas gambar yang telah disisipkan pesan rahasia tidak jauh berbeda. Salah satu metode steganografi gambar yang sering digunakan Least Significant Bit (LSB). Metode ini diterapkan dengan mengganti bit-bit yang tidak terlalu berpengaruh dari berkas gambar dengan bit-bit pesan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan steganografi pada berkas gambar dengan menggunakan metode Least Significant Bit (LSB). Metode Least Significant Bit (LSB) ini diujicoba untuk melakukan proses penyisipan dan ekstraksi tanda hak cipta.