Jurnal Pendidikan Biologi (Bioed) Volume 4, 1, Maret 2016 19 KEANEKARAGAMAN JENIS ECHINODERMATA PADA BERBAGAI MACAM SUBSTRAT PASIR, LAMUN DAN KARANG DI PERAIRAN PANTAI SINDANGKERTACIPATUJAH TASIKMALAYA Oleh: Melina Novianti 1) , Adun Rusyana 2) , Romdah Romansyah 3) 2)3) Alumni Prodi. Pend.Biologi FKIP Unigal, Dosen Prodi.Pend.Biologi FKIP Unigal ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis echinodermata dan kondisi kualitas air, perairan pantai Sindangkerta Cipatujah Tasikmalaya. Dilaksanakan di perairan pantai Sindangkerta Cipatujah Tasikmalaya, mulai tanggal 9-13 April 2015. Metode deskriptif- eksploratif dan metode Belt Transect. Data yang dikumpulkan selama penelitian yaitu data jumlah jenis dan jumlah individu echinodermata, serta parameter lingkungan sebagai data pendukung. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 5 famili, 7 genus, 9 spesies, 769 individu.Berdasarkan indeks keanekaragaman (H’) berada pada kategori sedang dengan nilai 1,35. Jenis Echinodermata yang ditemukan meliputi Echinometra mathaei, Heterocentrotus trigonarius, Stomopneustes variolaris, Tripneustes gratilla, Holothuria atra, Holothuria leucospilota, Ophiocoma pica, Ophiocoma scholopendrina, dan Ophiomasthrix annulosa yang ditemukan di seluruh stasiun.Echinodermata yang ditemukan pada berbagai macam substrat. Substrat pasir diperoleh 2 spesies ( Holothuria atra, Holothuria leucospilota), substrat lamun ada 7 spesies ( Echinometra mathaei, Tripneustes gratilla, Holothuriaatra, Holothuria leucospilota, Ophiocoma pica, Ophiocoma scholopendrina, dan Ophiomasthrix annulosa) dan substrat karang atau bebatuan ada 6 spesies (Echinometra mathaei, Heterocentrotus trigonarius, Stomopneustes variolaris, Tripneustes gratilla Ophiocoma scholopendrina, dan Ophiomasthrix annulosa). Kata kunci: keanekaragaman, Echinodermata, macam substrat, Sindangkerta PENDAHULUAN Pantai merupakan daerah pertemuan antara daratan dengan lautan. Pantai secara garis besar dapat terbagi menjadi beberapa zona diantaranya zona litoral. Menurut (Irnaningtyas, 2013), zona litoral (pasang surut) merupakan daerah yang terendam saat terjadi pasang dan seperti daratan saat air laut