JTIS, Volume 3 Nomor 2, Juli 2020 ISSN : 2614 – 3070, E-ISSN : 2614 – 3089 71 |http://www.jurnal.umb.ac.id/index.php/JTIS Sistem Pendukung Keputusan Dengan metode TOPSIS untuk Menentukan Pemenang Tender Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bengkulu Ade Titin Sumarni 1 , Ade Fitrah Putra akhir 2 1,2 Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu, e-mail : adetitin30@gmail.com 1 adefitrah.af@gmail.com 2 ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk membantu menentukan pemenang tender proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dengan cara membuat aplikasi Sistem Pendukung Keputusan dengan menerapkan metode TOPSIS. Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah proses pemilihan pemenang tender proyek tersebut. Dalam penelitian akan membahas masalah yang akan diangkat yaitu membuat dan menghitung variabel pada metode TOPSIS dalam Sistem pendukukung keputusan untuk menentukan pemenang tender pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bengkulu. Waktu dan tempat pengumpulan data dan penelitian dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bengkulu yang beralamatkan Jalan Prof. Dr. Hazairin, SH No. 901 Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian waterfall. Dimana metode penelitian waterfall ini Terdiri dari perancangan sistem, analisis sistem, desain sistem, pengkodean program, uji coba program, implementasi sistem dan pemeliharaan sistem. Hasil penelitian ini adalah metode TOPSIS dapat diterapkan pada Sistem Pendukung Keputusan pemilihan pemenang tender proyek pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu menggunakan aplikasi visual basic net 2010. Hasil dari penerapan metode ini dalam aplikasi Sistem Pendukung Keputusan memperoleh hasil yang akurat sehingga dapat menentukan pemenang tender proyek pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu. Kata Kunci: Sistem, Pendukung-Keputusan, Tender. ABSTRACT: This study aims to help determine the winner of a project tender at the Public Works Department by making a Decision Support System application using the TOPSIS method. This application is expected to simplify the process of selecting the winner of the project tender. This research will discuss the problems to be raised, namely creating and calculating variables in the TOPSIS method in the decision support system to determine the winner of the tender at the Bengkulu Province Public Works and Spatial Planning Office. The time and place for data collection and research were carried out at the Bengkulu Province Public Works and Spatial Planning Office which addressed Prof. Dr. Hazairin, SH No. 901 Bengkulu. This study uses the waterfall research method. Where this waterfall research method consists of system design, system analysis, system design, program coding, program testing, system implementation and system maintenance. The results of this study are the TOPSIS method can be applied to the Decision Support System for selecting project tender winners at the Public Works Office of Bengkulu Province using the visual basic net 2010 application. Bengkulu Province Public Works Office. Keywords: Systems, Decision Support, Tender. I. PENDAHULUAN Tender adalah tawaran untuk mengajukan harga, memborong pekerjaan atau menyediakan barang yang diberikan oleh perusahaan swasta besar atau pemerintah kepada perusahaan-perusahaan lain. Mengikuti tender adalah salah satu cara untuk mendapatkan kontrak bisnis dalam skala besar atau memperluas usaha anda. Banyak perusahaan yang secara teratur menyelenggarakan tender. Beberapa instansi pemerintah kini bahkan memuat semua tender dan investasi pemerintah di media cetak agar siapapun dapat mengikutinya. Proses tender adalah proses yang penuh persaingan sehingga amatlah penting bagi perusahaan untuk mencantumkan penawaran yang kompetitif di dalam proposal. Proses untuk mendapatkan proyek dari dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang yaitu melalui tender. Masalahnya dalam pemilihan perusahaan properti yang terkadang tidak tepat karena dalam pemilihan kontraktor yang dilakukan belum menggunakan aplikasi. Padahal banyak aspek yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan tersebut. Hal ini menyebabkan perusahaan yang dipilih sebagai pemenang tender terkadang tidak sesuai dengan yang diharapkan.