13 FAKTOR FUNDAMENTAL YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN HARGA SAHAM (Studi Empiris pada Perusahaan Finansial yang Terdaftar di BEI Tahun 2009 dan 2010) Bunga Maharani Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Jember Dwi Ratna Wulandari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Jember Abstract The objective of the study is to investigate the effect of free cash flow, return on equity, current ratio, firm size and net profit margin on dividend policy that measured by dividend payout ratio. The population of this study are all manufacturing companies listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX).The period of this study are 2008-2011. Based on purposive sampling method, 19 companies were used on the study. The sample were gathered from annual reports and ICMD. This study used multiple linear regression as analysis method with 5% significant level. The results of the study indicate that free cash flow and return on equity have positive effect on dividend policy, while current ratio, firm size and net profit margin have no significant effect on dividend policy. Keywords: Dividend Policy, dividend payout ratio (DPR), free cash flow (FCF), return on equity (ROE), current ratio (CR), firm size (FZ) and net profit margin (NPM). 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu alasan investor menanamkan modalnya pada suatu perusahaan adalah untuk memperoleh tingkat kembalian investasi yang berupa dividen yield atau capital gain. Para pemegang saham menginginkan pembagian dividen yang stabil karena untuk mengurangi ketidakpastian akan hasil dari investasi yang mereka lakukan. Sedangkan bagi perusahaan keuntungan merupakan sumber dana utama bagi kehidupan perusahaan. Setelah perusahaan memperoleh keuntungan, perusahaan harus membuat keputusan secara tepat yang berkaitan dengan investasi untuk memaksimalisasi keuntungan dan meningkatkan nilai perusahaan. Pilihan untuk membagikan laba dalam bentuk dividen akan berdampak pada berkurangnya sumber dana internal perusahaan, sebaliknya jika perusahaan menahan laba dalam bentuk laba ditahan maka kemampuan dana internalnya akan semakin besar yang dapat memenuhi kebutuhan aktivitas perusahaan dan mengurangi ketergantungan dana dari pihak eksternal. Kebijakan dividen yang