Moluccas Health Jorunal ISSN : 2686-1828 Volume 3, Nomor 1, April 2021 1 Penerbit: Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku http://ojs.ukim.ac.id/index.php/mhj Pengaruh Edukasi Terhadap Mekanisme Koping Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Pre Hemodialisa di RSUD Dr. M. Haulussy Kota Ambon Vernando Yanry Lameky Fakultas Kesehatan,Universitas Kristen Indonesia Maluku; deanvanesa23@gmail.com (Koresponden) Alisye Siahaya Fakultas Kesehatan,Universitas Kristen Indonesia Maluku; isyechice04513@gmail.com ABSTRACT Coping mechanism is an active process which uses internal resources and develops new behaviors that aim to grow strength in the individual, reduce the impact of anxiety and even stress in life. The purpose of this study was to determine the effect of education on the coping mechanisms of chronic renal failure patients with pre hemodialysis. This research method is a quasi-experimental design with one group pretest-posttest. The sampling technique used was the accidental sampling method, as many as 60 respondents. The results of the Wilcoxon test showed that the P value = 0.004 < = 0.05, which means that there is an effect of education on the coping mechanisms of patients with chronic kidney failure before and after being given education. Suggestions for patients are to continue to increase knowledge and be active in health education activities. Suggestions for health agencies are to provide optimal counseling so that patients are able to use adaptive coping mechanisms. Keywords: Education; Chronic renal failure; Hemodialysis; Coping mechanism ABSTRAK Mekanisme koping merupakan proses yang aktif dimana menggunakan sumber-sumber dari dalam pribadi dan mengembangkan perilaku baru yang bertujuan untuk menumbuhkan kekuatan dalam individu, mengurangi dampak kecemasan bahkan stres dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap mekanisme koping pasien gagal ginjal kronik dengan pre hemodialisa. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Actidental sampling yaitu sebanyak 60 responden. Hasil Uji Wilcoxon menunjukan nilai P value = 0,004 < α = 0,05 yang berarti terdapat pengaruh edukasi terhadap mekanisme koping pasien gagal ginjal kronik sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Saran bagi pasien adalah terus meningkatkan pengetahuan dan aktif dalam kegiatan edukasi kesehatan. Saran bagi instansi kesehatan yaitu memberikan konseling secara optimal sehingga pasien mampu menggunakan mekanisme koping yang adaptif. Kata Kunci : Edukasi; Gagal ginjal kronik; Hemodialisa; Mekanisme koping PENDAHULUAN Ginjal ialah bagian badan yang sangat berguna. Tugas ginjal selaku penyaring darah dari sisa- sisa metabolisme menjadikan keberadaannya tidak dapat tergantikan oleh organ badan yang lain. Kehancuran ataupun hambatan pada ginjal memunculkan permasalahan pada kemampuan serta kekuatan badan. Dampaknya, kegiatan kerja terhalang serta badan jadi gampang letih serta lemas (1) Data dan informasi penyakit gagal ginjal kronik menurut WHO (2) bahwa pada tahun 2013 menyumbangkan 18 juta kasus mengalami kematian tiap tahun, pada tahun 2014 menyumbangkan 22 juta kasus mengalami kematian tiap tahun, dan pada tahun 2015 penyakit gagal ginjal kronik menyumbangkan 36 juta kasus mengalami kematian. Sementara itu di Indonesia, penyakit gagal ginjal kronik senantiasa alami kenaikan masing - masing tahun jika lihat pada penderita yang menempuh hemodialisis tahun 2011 yaitu 17259 kasus serta terus bertambah di tahun 2012 yaitu 22140 kasus, tahun 2013 yaitu 21759 kasus, tahun 2014 yaitu 21165 kasus, tahun 2015 yaitu 30554 kasus serta di tahun 2016 bertambah tajam jadi 52835 kasus (3)