JUIK (JURNAL ILMU KOMPUTER) - VOL. 1 NO. 1 FEBRUARI (2021) https://journal.umgo.ac.id/index.php/juik/index e-ISSN:XXXX-XXXX SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENYULUH PERTANIAN MENGGUNAKAN METODE ANALITYCHAL HIERARCHY PROCESS Alter Lasarudin Program Studi Sistem Informasi Universitas Muhammadiyah Gorontalo alterlasarudin@umgo.ac.id ABSTRACT (10pt BOLD) This research was done in Implementing Agency for Agricultural Extension of Fisheries and Forestry Gorontalo City. This research purpose is to design and implementing a Decision Support System to determine agricultural extension agents at the Fishery and Forestry Extension Implementing Agency (BP4K) of Gorontalo City. Researcher will using a multicriteria support decision system named Analytical Hierarchy Process (AHP).With sub-criteria: credit score (K1), duration of promotion (K2), agricultural extension preparation activities (K3), Agricultural extension activities (K4), evaluation activities and agricultural extension reporting in the last 3 years (K5) agriculture in the last 3 years (K6), Professional development activities in the last 3 years (K7), Acquired awards / tandajasa (K8).Based on the results of processing with Analytical Hierarchy Process method is quite effective in accelerating the decision-making process by solving the problem into its parts. Keywords : Decision, Extension Workers, Agriculture, Criteria, AHP ABSTRAK (10pt BOLD) Penelitian ini dilakukan di Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplemantasikan sebuah Sistem Pendukung Keputusan untuk menentukan penyuluh pertanian teladan pada Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kota Gorontalo. Penulis akan menggunakan salah satu metode sistem pendukung keputusan yang multi criteria yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Dengan sub kriteria: angka kredit (K1), lama kenaikan Pangkat (K2), Kegiatan persiapan penyuluhan pertanian (K3), Kegiatan pelaksanaan penyuluhan pertanian (K4), kegiatan evaluasi dan pelaporan penyuluhan pertanian dalam 3 tahun terakhir (K5), Kegiatan pengembangan penyuluhan pertanian dalam 3 tahun terakhir (K6), Kegiatan pengembangan profesi dalam 3 tahun terakhir (K7), Memperoleh penghargaan/tanda jasa (K8). Berdasarkan hasil pengolahan dengan metode Analytical Hierarchy Process ini cukup efektif dalam mempercepat proses pengambilan keputusan dengan memecahkan persoalan tersebut kedalam bagian-bagiannya. Kata kunci : Keputusan, Penyuluh, Pertanian, Kriteria, AHP 1. PENDAHULUAN Perkembangan Teknologi Informasi telah memungkinkan pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan cermat. Penggunaan komputer telah berkembang dari sekedar pengolahan data maupun penyajian informasi, menjadi mampu untuk menyediakan pilihan-pilihan sebagai pendukung pengambil keputusan.( Somantri, Lili, 2005) Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Dan Kehutanan (BP4K) Kota Gorontalo sebagai unit pelaksana teknis daerah yang menaungi para penyuluh pertanian. Dalam proses seleksi penyuluh pertanian teladan di BP4K saat ini masih di lakukan secara manual dan memiliki beberapa kelemahan sehingga menimbulkan beberapa persoalan, di antaranya adalah proses pengolahan data pemilihan memakan waktu lama, memungkinkan terjadinya human error dalam proses pengolahan data, serta memungkinkan terjadinya ketidak objektifan dan nepotisme dalam proses penilaian.