Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra Vol. 3, No. 1 Januari 2023, Hal. 7-14 Pendampingan Pembangunan Tugu Batas Desa Bagoang Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Dede Permana 1 , Neng Hodijatul Kubro 2 , Andreas Seantanu 3 , Mohamad Najib 4 , Utamy Sukmayu Saputri 5 1 Universitas Riau, 2,3,4,5 Universitas Nusa Putra 1,4 Program Studi PGSD, 2,3,5 Program Studi Teknik sipil *e-mail: dede.permana@lecturer.unri.ac.id 1 , neng.hodijatul_ts20@nusaputra.ac.id 2 , andreas.seantanu_ts20@nusaputra.ac.id 3 , mohamad.najib@nusaputra.ac.id 4 , utamy.sukmayu@nusaputra.ac.id 5 Korespondensi : Utamy Sukmayu Saputri Abstract Thematic real work lecture is a form of implementation of the higher education in which it provides real work experience and learning for students in the implementation of community service and empowerment. Thematic real work lecture activities are a golden opportunity for students to be more critical, innovative, active, and creative in finding the right solutions, formulations and strategies in solving problems and developing in the village. Development is often interpreted as meeting the needs of physical facilities and infrastructure imported from outside, carried out with a very dominant government role and with top-down planning. Likewise with village and rural development, which at the location Bagoang village, initially there was a village boundary monument, but due to building maintenance that was never paid attention to and factors from the age of the building itself which was quite old, causing the monument to collapse and reach currently no new village boundary monument has been made, so based on the consideration of our group, we intend to do community service by making building plans and constructing boundary monuments in Bagoang Village. Keywords: Boundary monument, development, devontion, village Abstrak Kuliah kerja nyata (KKN) tematik merupakan sebuah bentuk implementasi dari thidharma perguruan tinggi yang didalamnya memberikan pengalaman kerja dan pembelajaran secara nyata bagi para mahasiswa dalam pelaksanaan pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat. Kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) tematik menjadi peluang emas bagi mahasiswa untuk bisa lebih kritis, inovatif, aktif, dan kreatif dalam mencarikan solusi, formulasi dan strategi yang tepat dalam penyelesaian permasalah dan pengembangan yang ada di desa. Pembangunan sering diartikan sebagai pemenuhan kebutuhan fasilitas dan infrastruktur fisik yang didatangkan dari luar, dilaksanakan dengan peran pemerintah yang sangat dominan dan dengan perencanaan dari atas (top down). Demikian pula dengan pembangunan desa dan pedesaan, yang mana pada lokasi KKN yaitu Desa Bagoang awalnya sudah terdapat tugu batas desa, namun dikarenakan perawatan bangunan yang tidak pernah diperhatikan serta faktor dari usia bangunan itu sudah tua sehingga menyebabkan tugu tersebut ambruk dan sampai dengan saat ini belum dilakukan pembuatan tugu batas desa yang baru, maka berdasarkan pertimbangan kami bermaksud untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan berupa pembuatan perencanaan pembangunan tugu batas Desa Bagoang. Kata kunci: Desa, pengabdian, pembangunan, tugu batas 1. PENDAHULUAN Pembangunan sering diartikan sebagai pemenuhan kebutuhan fasilitas dan infrastruktur fisik yang didatangkan dari luar, dilaksanakan dengan peran pemerintah yang sangat dominan dan dengan perencanaan dari atas (top down)(Fikri et al. 2020). Demikian pula dengan pembangunan desa dan pedesaan, meski ada upaya untuk menerapkan model-model perencanaan dari bawah (bottom up), namun masih sangat terbatas karena orientasi pembangunan sekarang ini lebih kepada pengadaan dan penyedian infrastruktur fisik (Novan, Sumampouw, and Undap 2018). Secara historis pelaksanaan pembangunan desa di Indonesia baik di era orde baru sampai era reformasi saat ini masih menunjukan menguatnya pengaruh sentralisasi dan sulit dihindari dalam pelaksanaan pembangunan desa (Nain 2019b). Hal ini karena peranan negara atau pemerintah sebagai