JURNAL WILAYAH DAN LINGKUNGAN
P-ISSN: 2338-1604 dan E-ISSN: 2407-8751
Volume 9 Nomor 3, Desember 2021, 306-323
http://dx.doi.org/10.14710/jwl.9.3.306-323
© 2021 LAREDEM
Journal Homepage: http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jwl
How to Cite:
Pratiwi, N. N., Wulandari, A., & Zulfinanda, H. (2021). Analisis sosial ekonomi pembentuk tipologi wilayah peri
urban Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 9(3), 306-323.
doi:10.14710/jwl.9.3.306-323.
Analisis Sosial Ekonomi Pembentuk Tipologi
Wilayah Peri Urban Kecamatan Sungai Raya,
Kabupaten Kubu Raya
Social Economic Analysis in Establishing the Typology of The Peri Urban Area
in Sungai Raya District, Kubu Raya Regency
Nana Novita Pratiwi
1
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
Agustiah Wulandari
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
Hukma Zulfinanda
Institut Teknologi Bandung, Bandung, Indonesia
Artikel Masuk : 1 September 2021
Artikel Diterima : 5 November 2021
Tersedia Online : 31 Desember 2021
Abstrak: Kecamatan Sungai Raya merupakan salah satu wilayah peri urban dari Kota
Pontianak sebagai kota inti. Sebagai ibukota provinsi, Kota Pontianak memiliki dinamika
pembangunan yang tinggi sehingga memberikan dampak terhadap perkembangan di
Kecamatan Sungai Raya sebagai wilayah peri urban yang berbatasan langsung. Salah satu
dampak yang ditimbulkan adalah aspek sosial ekonomi. Secara umum, kondisi sosial ekonomi
di Kecamatan Sungai Raya telah mengalami perubahan dari sifat agaris menjadi nonagraris.
Selain itu, pertumbuhan penduduk di Kecamatan Sungai Raya juga mengalami peningkatan
selama lima tahun terakhir. Perkembangan tersebut akan menjadi tidak terkendali tanpa
perlakuan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi wilayah
berdasarkan aspek sosial ekonomi di Kecamatan Sungai Raya. Metode yang digunakan
adalah analisis scoring yang menghasilkan tiga tipologi, yaitu peri urban primer, sekunder,
dan rural peri urban. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa mata pencaharian, indeks
ketahanan ekonomi, pertumbuhan serta kepadatan penduduk menunjukan keterkaitan yang
relevan antara kondisi wilayah peri urban dalam mencirikan karakter perkotaan dan
perdesaan. Hal ini dibuktikan berdasarkan nilai penyimpangan korelasi antara variabel
tersebut yaitu <50%. Selanjutnya, analisis skoring menghasilkan sebanyak 35% wilayah
Kecamatan Sungai Raya (tujuh desa) tergolong dalam tipologi peri urban primer, 10% (dua
desa) masuk ke dalam tipologi peri urban sekunder dan 55% (sebelas desa) merupakan rural
peri urban. Dari persebaran tipologi mengindikasikan bahwa jarak dengan kota inti (Kota
Pontianak) sangat berpengaruh terhadap terbentuknya tipologi wilayah peri urban.
Kata Kunci: peri urban; tipologi wilayah; sosial ekonomi; Kecamatan Sungai Raya
1
Korespondensi Penulis: Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
Email: nananovita@teknik.untan.ac.id