1 KOEFISIEN LANTAI BANGUNAN (KLB) FUNGSI HOTEL DI JALAN GAJAHMADA BERDASARKAN TINGKAT PELAYANAN JALAN (LOS) DALAM RTRW KOTA PONTIANAK Atrie Virduani 1) , Agustiah Wulandari 2) , Yudi Purnomo 2) atrievatrie@gmail.com Abstrak Pembangunan hotel di Jalan Gajahmada Kota Pontianak semakin meningkat setiap tahun. Hal ini terlihat dari jumlahnya yang bertambah dan bentuk bangunan yang semakin tinggi. Peningkatan tersebut berpengaruh kepada bangkitan dan tarikan pergerakan yang disebabkan luas lantai yang semakin besar. Namun untuk penyediaan ruang parkir tidak memadai. Sehingga terkadang menimbulkan kemacetan yang tentunya akan berpengaruh kepada tingkat pelayanan jalan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai KLB maksimum untuk fungsi hotel di Jalan Gajahmada Pontianak. Sasaran yang akan dicapai adalah menentukan bangkitan pergerakan, menentukan VCR dan LOS serta menentukan KLB fungsi hotel. Metode dalam studi ini adalah metode kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan analisis yang digunakan berupa perhitungan menghitung bangkitan pergerakan, kapasitas jalan, VCR dan LOS serta menentukan nilai KLB maksimum fungsi hotel di Jalan Gajahmada. Hasil penelitian berdasarkan tingkat pelayanan Jalan Gajahmada yakni ā€œCā€. Nilai KLB untuk fungsi hotel yang diklasifikasikan berdasarkan jenis hotel yang ada di Jalan Gajahmada yakni hotel bintang 4 dengan nilai KLB 12,78, hotel bintang 3 dengan nilai 8,48, hotel bintang 2 dengan nilai 9,22 serta hotel non bintang dengan nilai 3,58. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa jika sebuah hotel membangun lebih dari luas lantai maksimum yang diperbolehkan. Maka hal tersebut akan berdampak pada tingkat pelayanan jalan yang buruk atau telah melewati daya tampung Jalan Gajahmada Pontianak juga menimbulkan kepadatan dan kemacetan dengan arus yang tertahan. Kata kunci: hotel, lantai bangunan, bangkitan pergerakan, tingkat pelayanan jalan, koefisien lantai bangunan. 1. PENDAHULUAN Jalan Gajahmada dalam Rencana Pola Ruang RTRW Kota Pontianak Tahun 2013- 2033 diperuntukkan sebagai Kawasan Perdagangan dan Jasa. Kawasan ini berfungsi untuk melayani perdagangan eceran skala kota dengan komoditi perdagangan khusus seperti pakaian jadi, elektronik dan lain-lain. Kawasan perdagangan ini dilengkapi dengan pengembangan kegiatan penunjang seperti 1 Alumni Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota FT UNTAN 2 Dosen Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota FT UNTAN kegiatan jasa, perbankan dan lembaga keuangan lainnya, biro angkutan, pergudangan serta penginapan/akomodasi. Pembangunan hotel di Kota Pontianak beberapa tahun ini semakin bertambah terutama di Jalan Gajahmada. Salah satu faktor pendorong pertumbuhan hotel adalah fungsi jalan Gajahmada sebagai kawasan perdagangan dan jasa Adanya hotel dan bangunan perdagangan lain seperti Pasar Flamboyan dan supermarket di Jalan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura