IDEOLOGI MUHAMMADIYAH: MUQADDIMAH ANGGARAN DASAR, MKCH (MATAN KEYAKINAN dan CITA-CITA HIDUP MUHAMMADYIAH DAN KEPRIBADIAN MUHAMMADYIAH Dwi Angreni Rumatamerik 1 Universitas Muhammadiyah Malang, Malang Abstrak Unsur-unsur pokok dalam ideologi, antara lain pandangan yang komprehensif, rencana penataan sosial-politik, kesadaran dan perencanaan dalam bentuk perjuangan melakukan perubahan, usaha mengarahkan masyarakat untuk menerima ideologi dan usaha memobilisasi seluas mungkin. Muhannadiyah juga sering disebut sebagai gerakan Islam modern karena dalam lingkungan Muhammadiyah diperkenalkan dengan Islam yang berkemajuan. Salah satu tokoh yang sangat berperan dalam Muhammadiyah, yaitu Kyai Ahmad Dahlan yang membawa misi dakwah yang bercorak tajdid atau pembaruan. Muhammadiyah waktu itu lebih memilih istilah “Keyakinan dan Cita-cita Hidup” untuk padanan istilah ideologi. Pemikiran resmi ideologi Muhammadiyah yang dikenal dengan “Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah”. Metode pada artikel ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Pada artikel ini dapat digaris bawahi topik pembahasan dengan berfokus pada Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah dan Kepribadian Muhammadiyah. Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang berfokus pada pemurnian ajaran Islam, pendidikan berkualitas, keadilan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Ideologi, anggaran dasar, matan keyakinan, dan cita- cita hidupnya mencerminkan nilai-nilai dasar dan tujuan gerakan ini untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik sesuai dengan ajaran Islam. Kata Kunci: Dakwah, Islam, Muhammadiyah Abstract The main elements in ideology include a comprehensive view, a socio-political structuring plan, awareness and planning in the form of a struggle for change, efforts to direct society to accept the ideology and efforts to mobilize as widely as possible. Muhannadiyah is also often referred to as a modern Islamic movement because within Muhammadiyah it was introduced to progressive Islam. One of the figures who played a very important role in Muhammadiyah, namely Kyai Ahmad