E-ISSN : 2579-9258 Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika P-ISSN: 2614-3038 Volume 05, No. 02, Juli 2021, pp. 949-962 949 Pengembangan Lembar Kerja Siswa untuk Menumbuhkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi Teorema Pythagoras Yuriska Destania 1 , Selvi Riwayati 2 1, 2 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jl. Bali Kota Bengkulu, Bengkulu, Indonesia yuriskadestania@yahoo.com Abstract This research was aimed to compile and develop student worksheets (LKS) to practice the mathematical problem skills of grade VIII junior high school students on phytagoras material. The ability of the problem as the basic ability of learning in the 21st century become important in the learning process. The 21st century learning paradigm emphasizes the various abilities of students in finding out from sources, formulating problems, thinking analytically and collaborating and collaborating in solving problems. But still very minimal instructional materials capable of training the ability of students' problems, it is very necessary in development of teaching materials one LKS. This research is a development research which refers to the Thiangarajan development model or the 4-D model which has been modified into 3 stages, namely defining, designing and developing, with the aim of producing valid and practical Student Worksheets (LKS) to develop mathematical problems solving skills in the Pythagorean Theorem. The validity of the worksheets was obtained through a validation process with three competent validators, while the practicality were obtained by conducting limited trials of student worksheets to 10 students grade VIII. Based on this trial, a practicality score of 77.6% was obtained so that a valid and practical student worksheet was obtained to develop junior high school students' mathematical problem’s solving abilities in the Pythagorean Theorem material. Keywords: 4-D Models, Student Worksheets, Mathematical Problem Solving, Pythagorean Theorem Abstrak Tujuan penelitian adalah menyusun dan mengembangkan lembar kerja siswa (LKS) untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP pada materi phytagoras. Kemampuan pemecahan masalah sebagai kemampuan dasar pembelajaran pada abad ke-21 menjadi penting dalam proses pembelajaran. Paradigma pembelajaran abad 21 menekankan pada kemampuan siswa dalam mencari tahu dari berbagai sumber, merumuskan permasalahan, berpikir analitis dan kerjasama serta berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah. Namun masih sangat minim bahan ajar yang mampu melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, maka sangat perlu dilakukangan pengembangan bahan ajar salah satunya LKS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Thiangarajan atau model 4-D yang telah dimodifikasi menjadi 3 tahap yaitu pendefinisian (Define), perancangan (Design) dan pengembangan (Development), dengan tujuan menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang valid dan praktis untuk menumbuhkan kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi Teorema Pythagoras. Kevalidan dari LKS tersebut diperoleh melalui proses validasi bersama tiga validator yang kompeten, sedangkan kepratisan diperoleh dengan melakukan uji coba terbatas LKS yang telah valid tersebut kepada 10 siswa kelas VIII. Berdasarkan uji coba tersebut didapatkan skor kepraktisan 77,6% sehingga diperoleh Lembar Kerja Siswa yang valid dan praktis untuk mumbuhkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi Teorema Pythagoras. Kata kunci: Model 4-D, Lembar Kerja Siswa, Pemecahan Masalah Matematis, Teorema Pythagoras Copyright (c) 2021 Yuriska Destania, Selvi Riwayati Corresponding author: Yuriska Destania Email Address: yuriskadestania@yahoo.com (Jl. Bali Kota Bengkulu, Bengkulu) Received 30 Maret 2021, Accepted 08 March 2021, Published 12 April 2021 PENDAHULUAN Pendidikan secara umum dapat dipahami sebagai upaya pengembangan potensi kemanusiaan secara utuh dan penanaman nilai-nilai sosial budaya yang diyakini oleh sekelompok masyarakat agar dapat mempertahankan hidup dan kehidupan secara layak (Teguh, 2014, p. 23). Secara sederhana