Volume 21, Nomor 2 Tahun 2021, pp. 282 - 291 https://ojs.sttind.ac.id/sttind_ojs/index.php/Sain 282 Mental work load analysis melalui national aeronautics and space administration (NASA)-task load index (TLX) Ari Teguh Septiansyah 1)* , Risma Fitriani 2) , Billy Nugraha 3) 1,2 Universitas Singaperbangsa Karawang, Jl. HS. Ronggo Waluyo, Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang - 41361, Indonesia. 3 Akademi Komunitas Presiden, Jababeka Education Park, Jl. Ki Hajar Dewantara Kota Jababeka, Cikarang Utara, Kota Bekasi - 17550, Indonesia. ariteguh179@gmail.com *; risma.fitriani@ft.unsika.ac.id ; billynugraha982@gmail.com ABSTRAK Salah satu industri manufaktur yang bergerak pada bidang stamping, assy welding, jig & dies, automotive & non automotive adalah PT. Putra Kemuning. Dilakukannya penelitian ini pada karyawan departemen produksi di posisi quality assurance, die maintenance & produksi, pre delivery & finished goods, stamping & welding, setiap mesin hanya dikelola oleh satu karyawan pada setiap stasiunnya. Melalui hasil pengamatan serta kuesioner yang dilakukan pada PT. Putra Kemuning di departemen produksi, setiap karyawannya dituntut untuk mempunyai ketelitian, mental, fisik, dan energi yang besar. Karyawan memiliki waktu kerja 8 jam/hari dengan waktu istirahat 1 jam/hari, terkecuali di hari jumát. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkatkan mental work load, didapatkan karyawan yang sedang bekerja melalui National Aeronautics and Space Administration (NASA) Task Load Index (TLX) Method. Pengukuran melalui enam variabel yang berdasarkan dari metode tersebut. Didapatkan hasilnya: 4 operator (44,44%) mempunyai mental work load yang tinggi, 5 operator (55,56%) mempunyai beban kerja mental yang sedang, serta 0 operator yang mempunyai mental work load rendah. Dari penelitian guna mengurangi tingginya mental work load dengan ditambahkannya karyawan pada posisi welding serta stamping, maka mempunyai hasil yang signifikan. Kata kunci: Pengukuran, Industry Manufacture, Mental Work Load, NASA, TLX Method. ABSTRACT One of the manufacturing industries engaged in stamping, assy welding, jig & dies, automotive & non automotive is PT. Kemuning's son. This study was conducted on employees of the production department in the position of quality assurance, die maintenance & production, pre delivery & finished goods, stamping & welding, each machine is only managed by one employee at each station. Through observations and questionnaires conducted at PT. Kemuning's son in the production department, every employee is required to have great rigor, mental, physical, and energy. Employees have a working time of 8 hours / day with a break of 1 hour / day, except on Fridays. The research aims to analyze the improved mental work load, obtained by employees who are working through the National Aeronautics and Space Administration (NASA) Task Load Index (TLX) Method. Measurement through six variables based on the method. Results: 4 operators (44.44%) have a high mental work load, 5 operators (55.56%) have a moderate mental workload, and 0 operators who have a low mental work load. From research to reduce the high mental work load with the addition of employees in welding and stamping positions, it has significant results. Keywords: Measurement, Industry Manufacture, Mental Work Load, NASA, TLX Method. diunggah: November 2021, direvisi: Desember 2021, diterima: Desember 2021, dipublikasi: Desember 2021 Copyright (c) 2021 Ari Teguh Septiansyah, Risma Fitriani, Billy Nugraha This is an open access article under the CCBY license