Tahun 2023 [JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM), P-ISSN: 2615-0921 E-ISSN: 2622-6030 VOLUME 6 NOMOR 9 TAHUN 2023] HAL 3584-3596 3584 UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF ASAM URAT MELALUI SENAM SENDI PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN PONDOK LABU Hinin Wasilah 1* , Putri Mahardika 2 , Hera Hastuti 3 , Lisnawati Nur Farida 4 , Deny Prasetyanto 5 1-5 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatmawati Email Korespondensi: hininwasilah@gmail.com Disubmit: 13 Juli 2023 Diterima: 28 Juli 2023 Diterbitkan: 01 September 2023 Doi: ttps://doi.org/10.33024/jkpm.v6i9.10995 ABSTRAK Peningkatan kadar asam urat dalam darah dapat disebabkan oleh tingginya konsumsi purin. Purin yang tinggi dalam darah tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal akan mengkristal dan menumpuk pada persendian sehingga menimbulkan pembengkakan serta nyeri sendi. Selain itu, apabila tidak diatasi, kadar asam urat berlebih dapat menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah yang mengarah kepada penyakit lainnya misalnya gagal ginjal. Salah satu upaya promotive dan preventif asam urat adalah dengan melakukan senam. Senam yang dilakukan selama minimal 10 menit dipercaya dapat meningkatkan kelenturan pembuluh darah. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di RT 02/ RW 03 Pondok Labu mengenai senam asam urat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan senam secara rutin untuk mencegah terjadinya asam urat. Tim Pengabdian pada Masyarakat STIKes Fatmawati bekerja sama dengan kader mengundang masyarakat RT 02/ RW 03 Pondok Labu untuk hadir di STIKes Fatmawati pada hari Sabtu, 3 Desember 2022 jam 09.00 untuk memberikan edukasi dan pelaksanaan senam asam urat sebagai upaya pencegahan asam urat. 28 orang berusia 40 sampai 70 tahun telah mengikuti edukasi dan pelaksanaan senam asam urat. Edukasi yang diberikan kepada masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai senam asam urat. Berdasarkan hasil pre-test didapatkan 5 orang (17,85 %) memiliki tingkat pengetahuan baik, 17 orang (60,71 %) memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 6 orang (21,42 %) memiliki tingkat pengetahuan kurang. Sedangkan, berdasarkan hasil post test jumlah masyarakat yang memiliki pengetahuan baik meningkat menjadi 11 orang (39,28 %) dan cukup 14 orang (50%). Ditemukan 3 orang (39,28 %) tidak mengisi post-test yang diberikan. Selain tingkat pengetahuan, berdasarkan kegiatan tersebut juga dapat dilaporkan bahwa seluruh peserta yang hadir memiliki antusias untuk melaksanakan senam yang diberikan. Edukasi penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan seseorang. Dengan pengetahuan asam urat yang baik, seseorang diharapkan memiliki kesadaran diri untuk melaksanakan senam asam mencegah terjadinya asam urat. Senam diyakini efektif untuk mencegah dan meredakan gejala asam urat seperti nyeri. Senam sendi dapat dilakukan secara rutin minimal selama 10 menit dengan intensitas ringan sampai sedang per sesi latihan Kata Kunci: Asam Urat, Senam Asam Urat, Pencegahan Asam Urat