101 Candi Kethek: Karakter dan Latar Belakang Agama Heri Purwanto, Coleta Palupi Titasari, dan I Wayan Sumerata CANDI KETHEK: KARAKTER DAN LATAR BELAKANG AGAMA Kethek Temple: Character and Religion Background Heri Purwanto; Coleta Palupi Titasari; dan I Wayan Sumerata Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana dan Balai Arkeologi Bali Jl. Pulau Nias No. 13, Denpasar, Jl. Raya Sesetan No. 80 Denpasar Email: heri.arkeo@gmail.com; anjunary@yahoo.com; kojexfals@gmail.com Naskah diterima: 13-03-2017; direvisi: 13-03-2017; disetujui: 24-10-2017 Abstract Each temple building has style and character building its own and built on background a reliegion. As submitted by Soekmono that the temple located in central Jawa with temple in eastern Jawa has style that is diferent, foundation worship of diferent. This article presented characters and religious background of Kethek Temple. Goal was to provide information about history of Gunung Lawu. Data collection was done through observation and literature review. Data analysis was using qualitative, comparative, and kontekstual with symbol theory. Result showed that Kethek Temple has special characteristic; is structured from unprocessed andesite. It utilized the wide natural rock order for terrace border, likes was seen on second and third terrace. Religious background Kethek Temple is Hindu. This was based from fnding of turtle sculpture in which is symbol Vishnu. Elements worships toward accentors were still visible, considering terraces is form mountain in which was believed as place where the soul of ancestors live. Keywords: kethek temple, considering the terraces, hinduistic. Abstrak Setiap bangunan candi memiliki gaya dan karakter bangunan tersendiri dan dibangun atas latar belakang agama tertentu. Salah satunya Candi Kethek, yang juga memiliki gaya, karakter, dan latar belakang agama tertentu. Atas pernyataan itu, maka penelitian ini berusaha mengungkap karakter bangunan dan latar belakang agama yang mendasari pendirian Candi Kethek. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan kajian pustaka. Analisis yang digunakan ialah kualitatif, komparatif, dan kontekstual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Candi Kethek mempunyai karakter yang khusus, yaitu tersusun oleh batuan andesit yang tidak mengalami pengerjaan secara menyeluruh. Memanfaatkan tatanan batuan alam yang cukup besar untuk memberi batas teras, seperti yang terdapat pada teras dua dan tiga. Latar belakang agama Candi Kethek bersifat Hinduistik. Hal ini bersandar pada temuan arca kura- kura yang merupakan simbol dari Wisnu. Anasir pemujaan terhadap roh nenek moyang juga masih terlihat. Mengingat teras berundak merupakan wujud dari gunung, yang dianggap sebagai tempat bersemayamnya leluhur yang telah meninggal. Kata kunci: candi kethek, teras berundak, hinduistik. PENDAHULUAN Selama ini sumber daya arkeologi yang berada di lereng barat Gunung Lawu hanya Candi Sukuh dan Cetho yang begitu terkenal. Padahal kedua candi itu merupakan sebagian saja dari sumber daya arkeologi di lereng barat Gunung Lawu. Masih banyak temuan arkeologi yang belum dikunjungi dan diteliti, baik oleh para arkeolog maupun ahli budaya. Sebaran tinggalan arkeologi di daerah ini meliputi masa prasejarah hingga kolonial. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan lereng barat Gunung Lawu yang secara administratif terletak di Kabupaten Karanganyar mempunyai peranan yang cukup penting pada masa lalu. Berdasarkan data yang telah dihimpun oleh