Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 3 (2) 2021, 22-26 22 E- ISSN : 2723-5157 Studi Literatur: Analisis Kadar Logam Berat Pada Susu Kental Manis Kemasan Kaleng Cukri Rahma 1* , Itza Muliyani 1 , Safrida S 1 1 Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar, Alue Peunyareng, Meurebo, Aceh Barat 23681, Indonesia * Email: cukrirahma@utu.ac.id , Tanggal submisi: 20 Desember 2021; Tanggal penerimaan: 20 Desember 2021 ABSTRAK Makanan dan minuman yang dikemas sangat mungkin terkontaminasi oleh logam berat yang berasal dari bahan pengemasnya. Konsumsi makanan dalam kemasan sangatlah tinggi terutama produk susu, khususnya susu kental manis yang murah dan mudah dapat dikonsumsi langsung. Kontaminasi logam berat dapat terjadi apabila kondisi kemasan rusak. Kemasan yang rusak menyebabkan terjadinya reaksi kimia dalam makanan. Kemasan makanan yang rusak memberikan efek negatif bagi konsumen seperti keracunan yang mematikan. Oleh karena itu perlu dilakukan studi tentang kandungan logam di dalam susu kental manis. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui apakah kadar logam berat pada susu kental manis kemasan kaleng telah memenuhi standar baku mutu logam berat yaitu 0,01 sampai 0,05 mg/kg sesuai dengan peraturan BPOM No.23 :2017 dan SNI-7387:2009. Metode yang digunakan dalam studi literatur ini yaitu melakukan pengumpulan dan skrining data yang memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil studi menunjukkan kadar logam berat yang ditemukan dalam 25 sampel susu kental manis kemasan kaleng yaitu 16 % dari total sampel mengandung logam Pb yang tidak memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh peraturan BPOM No.23 :2017 dan SNI-7387:2009. Sedangkan logam Sn, Cd yang ditemukan masih memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan. Kata kunci: Susu Kental manis, kemasan kaleng, Logam Berat ABSTRACT Packaged food and drinks are very likely to be contaminated by heavy metals from the packaging materials. Consumption of packaged food is very high, especially dairy products, especially sweetened condensed milk which is cheap and easy to consume directly. Heavy metal contamination can occur if the packaging is damaged. Damaged packaging causes chemical reactions in food. Damaged food packaging has a negative effect on consumers such as deadly poisoning. Therefore, it is necessary to study the metal content in sweetened condensed milk. This literature study aims to determine whether the levels of heavy metals in canned sweetened condensed milk have met the heavy metal quality standards of 0.01 to 0.05 mg/kg in accordance with BPOM regulations No.23:2017 and SNI-7387:2009. The method used in this literature study is to collect and screen data that has inclusion and exclusion criteria. The results of the study showed that the levels of heavy metals identified in 25 samples of canned sweetened condensed milk identified Pb by 16% which did not meet the quality standards set by BPOM regulations No.23:2017 and SNI-7387:2009. Meanwhile, the metals Sn, Cd still meet the quality standards that have been set. Keywords: sweetened condensed milk, can packaging, heavy metals PENDAHULUAN Kualitas makanan atau bahan makanan di alam tidak lepas dari berbagai pengaruh seperti kondisi lingkungan yang menjadikan layak atau tidaknya suatu makanan untuk dapat dikonsumsi. Berbagai bahan pencemar terkandung dalam makanan yang disebabkan oleh penggunaan bahan baku yang pangan yang telah terkontaminasi pada saat awal proses pengolahan maupun penyimpannya dan wadah yang digunakan saat penyimpanan. Makanan atau minumam biasanya ditempatkan pada sebuah wadah yang akan dapat memperpanjang umur atau kualitas makanan tersebut (Deman, 1997 ) Susu adalah salah satu makanan alami yang bernilai gizi yang cukup baik karena