Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran http://ojs.ikipmataram.ac.id/index.php/jurnalkependidikan/index Juli 2020. Vol.6, No.2 e-ISSN: 2442-7667 pp. 197-205 Email: jlppm@ikipmataram.ac.id Jurnal Kependidikan Juli 2020. Vol.6, No.2 Copyright © JK 2020, Ariyanto et al. |197 Problem Based Learning and Argumentation Sebagai Solusi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Sudirman Rizki Ariyanto 1 , Ikke Wulan Puji Lestari 2 , Savira Uswatun Hasanah 3 , Latifahtur Rahmah 4 , Devi Vitriana Purwanto 5 1 Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung 2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Pascasarjana, Universitas Negeri Surabaya 3 Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya 4 Akademi Kuliner dan Patiseri, OTTIMMO International Master Gourmet Academy 5 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana, Universitas Negeri Surabaya Corresponding Author. Email: sudirman@stkippgritulungagung.ac.id Abstract: This study is aimed to analyze advantages of problem based learning and argumentation (PBLA) for vocational school students; and (2) analyze the implementation of PBLA to improve the critical thinking skills of vocational school students. This was library research which used secondary data sources and were collected through scientific articles, books, websites, and other relevant sources. Furthermore, the data were analyzed qualitatively with the Miles and Huberman model, which consisted of data collection, data reduction, data presentation, and concluding. From the results of the literature study, several conclusions can be drawn which include: (1) the implementation of PBLA has the potential to provide benefits both in terms of experience, motivation, innovation, and improvement of 21st Century vocational school student skills; and (2) PBLA supplementation will be very effective in increasing sudents’critical thinking skills if the teacher can direct students to be able to learn actively through various activities such as stating problems, discussing, arguing, concluding solutions, and evaluating. Article History Received: 11-04-2020 Revised: 19-05-2020 Published:. 04-07-20202017 Key Words: Problem Based Learning And Argumentation, Critical Thinking, Vocational High School. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis keuntungan PBLA bagi siswa SMK; dan (2) menganalisis implementasi PBLA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK. Penelitian berjenis studi kepustakaan ini menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui artikel ilmiah, buku, website, dan sumber-sumber lain yang relevan. Selanjutnya, data tersebut dianalisis secara kualitatif dengan model Miles and Huberman, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil studi kepustakaan, dapat ditarik beberapa simpulan yang meliputi: (1) implementasi PBLA berpotensi memberikan keuntungan baik dari segi pengalaman, motivasi, inovasi, dan peningkatan terhadap keterampilan Abad 21 siswa SMK; dan (2) imlementasi PBLA akan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis apabila guru mampu mengarahkan siswa agar mampu belajar secara aktif baik melalui berbagai aktivitas seperti menyatakan masalah, diskusi, argumentasi, menyimpulkan solusi, dan melakukan evaluasi. Sejarah Artikel Diterima: 11-04-2020 Direvisi: 19-05-2020 Diterbitkan: 04-07-2020 Kata Kunci: Problem Based Learning And Argumentation, Berpikir Kritis, Sekolah Menengah Kejuruan. How to Cite: Ariyanto, S., Lestari, I., Hasanah, S., Rahmah, L., & Purwanto, D. (2020). Problem Based Learning dan Argumentation Sebagai Solusi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 6(2). doi:https://doi.org/10.33394/jk.v6i2.2522 https://doi.org/10.33394/jk.v6i2.2522 This is an open-access article under the CC-BY-SA License. Pendahuluan Pendidikan Abad 21 merupakan salah satu konsep pendidikan yang banyak dikembangkan oleh berbagai instansi pendidikan diseluruh dunia tak terkecuali di Indonesia.