p ISSN 08524777; e ISSN 25280473 195 PENGARUH PENAMBAHAN ION SULFAT TERHADAP REKOVERI PEMISAHAN URANIUM MENGGUNAKAN METODE KOLOM PENUKAR ANION Boybul, Yanlinastuti, Dian Anggraini, Aslina Br. Ginting, Arif Nugroho, Rosika Kriswarini Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir BATAN Kawasan Puspiptek Serpong Gd.20, Tangerang Selatan, Banten 15314 e-mail : boybul@batan.go.id (Naskah diterima: 10102017, Naskah direvisi: 26102017, Naskah Disetujui: 29102017) ABSTRAK PENGARUH PENAMBAHAN ION SULFAT TERHADAP REKOVERI PEMISAHAN URANIUM MENGGUNAKAN METODE KOLOM PENUKAR ANION. Pada penelitian sebelumnya telah diperoleh rekoveri pemisahan uranium sebesar 68,2137 % dengan metode kolom penukar anion menggunakan pelarut HCl 12 N. Dalam usaha untuk meningkat rekoveri tersebut maka dilakukan optimasi parameter pemisahan uranium dengan pelarut campuran HCl dan Na 2 SO4. Larutan standar uranyl nitrat sebanyak 500 μL digunakan sebagai umpan dengan larutan HCl variasi konsentrasi 6 N; 9 N; 12 N dan larutan Na 2 SO 4 variasi konsentrasi 500 ; 1000 ; 1500 ; 2000 ; 2500 dan 3500 ppm sebagai larutan pereaksi. Dalam proses penukar anion, uranium terikat dalam resin dalam senyawa kompleks [UO 2 (SO 4 ) 3 ] 4- dan [UO 2 (SO 4 ) 2 ] 2- , kemudian dielusi menggunakan larutan HCl encer 0,15 N sebanyak 15 mL. Hasil elusi dipanaskan sampai hampir kisat dan ditambahkan 1 mL larutan HCl pekat untuk dilakukan proses elektrodeposisi. Planset stainless steel yang telah terdeposisi uranium kemudian dicacah menggunakan spektrometer alpha. Hasil pengukuran isotop uranium diperoleh kandungan 235 U yang paling besar pada penggunaan pelarut HCl 9 N dan Na 2 SO4 1500 ppm dengan rekoveri pemisahan sebesar 95,7124 %. Optimasi parameter pelarut HCl 9 N dan Na 2 SO 4 1500 ppm selanjutnya digunakan untuk pemisahan uranium di dalam PEB U 3 Si 2 /Al pasca iradiasi. Supernatan U 3 Si 2 /Al potongan bagian top, middle, dan bottom dipipet masing-masing sebanyak 500 μL sebagai umpan, kemudian dimasukkan ke dalam kolom penukar anion yang telah diberi resin Dowex-Cl sebanyak 1 gram. Dari hasil pemisahaan diperoleh kandungan isotop 235 U pada PEB U 3 Si 2 /Al pascairadiasi potongan bagian top, middle, dan bottom masing-masing sebesar 13265,7866 μg/gPEB; 6923,9248 μg/gPEB; dan 12332,4175 μg/gPEB. Penggunaan pelarut HCl 9 M dan Na 2 SO4 1500 ppm dalam metode kolom penukar anion dapat meningkatkan rekoveri pemisahan uranium dari 68,2137 % menjadi 95,7124 %. Kata kunci: pemisahan, uranium, rekoveri, pelarut HCl dan Na 2 SO 4