25 Bionomik Anopheles spp Sebagai Dasar ... (Dhian Prastowo, et. al) DOi : 10.22435/vk.v10i1.967 BIONOMIK Anopheles spp SEBAGAI DASAR PENGENDALIAN VEKTOR MALARIA DI KABUPATEN KEBUMEN JAWA TENGAH Dhian Prastowo , Widiarti, Triwibowo Ambar Garjito Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan JL. Hasanudin No. 123, Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia Email: dhian.prastowo@gmail.com BIONOMIC Anopheles spp AS A BASIC MALARIA VECTOR CONTROL IN KEBUMEN DISTRICT CENTRAL JAVA Naskah masuk: 11 Mei 2018 Revisi I: 21 Juni 2018 Revisi II:05 Juli 2018 Naskah diterima: 23 Juli 2018 Abstrak Malaria merupakan salah satu penyakit serius di Indonesia dan menjadi target Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Program Eliminasi Malaria. Salah satu upaya untuk memebaskan malaria adalah dengan mengetahui bionomik vektor, Anopheles spp sebagai dasar kebijakan pengendalian. Penelitian dilakukan di lokasi yang terindikasi kasus malaria yaitu di Desa Wagirpandan Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen. Lokasi penelitian di dua dusun sebagai lokasi sampling, dengan mengambil sampel nyamuk dewasa dan larva untuk mengetahui bionomik vektor. Parameter lingkungan yang diamati antara lain pH, suhu, curah hujan dan kelembaban serta vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan ada tujuh spesies nyamuk vektor yaitu Anopheles aconitus, An. Annularis, An. barbirostris, An. balabacencis, An. kochi, An. maculatus. An. vagus. Nyamuk Anopheles spp yang diduga sebagai vektor lebih sering ditemukan di luar rumah dan sekitar kandang ternak. Puncak aktivitas menghisap darah Anopheles spp pada pukul 20.00-21.00; 22.00-23.00 dan 04.00 – 05.00. Habitat perkembangbiakan larva nyamuk di kobakan/genangan sekitar aliran sungai yang mengering dan di sekitar persawahan. Proporsi parous nyamuk yang tertangkap 42,8% di Dusun Cuntelan dan 69,49% di Dusun Borang. Semua jenis nyamuk yang ditemukan kecuali An. annularis dan An. kochi terkonfrmasi sebagai vektor malaria. Kata kunci: bionomik, Anopheles, malaria, Jawa Tengah Abstract Malaria is one of the serious diseases in Indonesia and is the target of Central Java Provincial Government on Malaria Elimination Program. One of efforts on the program is by understanding of vector bionomics knowledge of Anopheles spp. It can be a basis of the policy control for the program. The research was conducted in the selected locations, indicated by malaria case, in Wagirpandan Village, Rowokele District, Kebumen Regency. . The present study was performed in two sampling sites. Samples collected were adult mosquitoes and larvae. Environmental parameters observed were pH, temperature, rainfall and humidity and vegetation. Seven species were successfully found, i.e. An. aconitus, An. Annularis, An. barbirostris, An. balabacencis, An. kochi, An. maculatus. An. vagus. The peak of blood sucking activity of Anopheles spp was around 08.00-09.00; 10.00-11.00 pm and 04.00 – 05.00 am. The most habitats for mosquito’s larvae were in the puddles around dried rivers and paddy felds. The proportions of parous mosquitoes caught were 42.8% and 69.49% in Cuntelan and Borang, respectively. All caught mosquitoes except An. annularis and An. kochi were confrmed as malaria vectors. Keywords : bionomic, Anopheles, malaria, Central Java