77 PENGARUH PEMBERIAN AMPAS KELAPA FERMENTASI TERHADAP PERTUMNUHAN ANAK KAMBING KACANG LEPAS SAPIH Jawaharul Aknun Al Jailani 1) dan Malikah Umar 2) 1) Mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Madura 2) Dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Madura e-mail : malikah.umar@unira.ac.id Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui laju pertumbuhan kambing kacang jantan lepas sapih yang di pelihara secara intensif didaerah pesisir. Materi penelitian berupa 12 ekor anak kambing kacanag jantan lepas sapih, yang diteliti dengan metode kuantitatif dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian pakan (hijauan dan konsentrat) dengan imbangan yang berbeda sebagai P0 (100% Rumput Lapang), P1(70% rumput lapang + 30% konsentrat) P2 (50% rumput lapang + 50% konsentrat) dan P3 (30% rumput lapang + 70% konsentrat) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan (3 x 4) yang dipelihara di kandang metabolis dengan model panggung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan pada masing-masing perlakuan sebesar 14,21 kg dengan tingkat keretan sebesar y = 0,147x + 13,71, dan koefisien determinasi sebesar 60,5%, lingkar dada (51,5) dengan koefisien determinasi y = 0,274x + 50,02, dan regresinya 74,9%, panjang badan (51,7)dengan koefisien determinasiy = 0,505x + 46,39, dan regresinya 98,7%,tinggi badan(53,7) dengan koefisien determinasiy = 0,418x + 51,44, dan regresinya 98,7%, dalam dada (20,3) dengan koefisien determinasi y = 0,414x + 17,99, dan regresinya85,7%, lebar dada (12,0)dengan koefisien determinasiy = 0,188x + 11,00 dan regresinya 94,7% dan tinggi pinggul (57,0) dengan koefisien determinasiy = 0,385x + 54,90dan regresinya 98,3%. dapat di simpulkan pola pertumbuhan kambing kacang jantan lepas sapih yang dipelihara intensif jika dilanjutkan perlakuan penelitian semakin lama maka semakin meningkat pertumbuhan dan ukuran ukuran tubuh terhadap ternak. Kata Kunci: ampas_kelapa, Kambing Kacang, Pertumbuhan, lepas-sapih. Abstract An abstranct is a brief summary of a research article, thesis, review, conference proceeding or any-depth analysis of a particular subject or disipline, and is often used to help the reader quickly ascertain the paper purposes. When used, an abstract always appears at the beginning of a manuscript or typescript, acting as the point-of-entry for any given academic paper or patent application. Absatrcting and indexing services for various academic discipline are aimed at compiling a body of literature for that particular subject. Abstract length varies by discipline and publisher requirements. Abstracts are typically sectioned logically as an overview of what appears in the paper. Keywords: content, formatting, article. PENDAHULUAN Kambing kacang merupakan kambing asli Indonesia yang pada umumnya dipelihara oleh peternak di pedesaan karena memiliki potensi yang mudah beradaptasi terhadap lingkungan dan pakan yang kurang menguntungkan. Kambing kacang sangat mudah diperoleh di Kabupaten Pamekasan dan umumnya dipelihara secara tradisional. Menurut Batubara et al., (2011) pada dasarnya memelihara kambing kacang hanya sebagai penghasilan sampingan saja, akan tetapi memilki nilai ekonomi yang tinggi sehingga keberadaannya mampu meningkatkan pendapatan peternak. Peningkatan jumlah populasi kambing di Jawa Timur didukung oleh meningktanya jumlah populasi kambing di Kabupaten Pamekasan dengan jumlah poopulasi 62. 726 66.398 ekor (5,47%) (Data Dinas Peternakan Jawa Timur, 2017). Perbaikan pola pemeliharaan sangat diharapkan agar dapat meningkatkan pertumbuhan kambing kacang yaitu dengan menggunakan pemeliharaan secara intensif yang di lakukan sejak lepas sapih atau kambing muda dan dipisahkan antara jantan dan bertina (Devendra dan Burns, 1994). Upaya peningkatan produktivitas kambing kacang tersebut diantaranya adalah dengan perbaikan kualitas pakan. Ampas kelapa merupakan limbah olahan dari rumah tangga ataupun industri yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dakan