Vol.2 No.6 Nopember 2021 1661 ……………………………………………………………………………………………………... ……………………………………………………………………………………………………... ISSN 2722-9475 (Cetak) Jurnal Inovasi Penelitian ISSN 2722-9467 (Online) ANALISISIS ASPEK LINGKUNGAN DAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI TANAH SAREAL Oleh Dewi Anissa Qisti 1) Elwan Nanda Eka Putri 2) Hafifah Fitriana 3) Salsa Putri Irayani 4) Syavira Anastakim Zulian Pitaloka 5) 1,2,3,4,5, Program Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610 Telepon: (021) 78894043 Email: 1 dewianissaqisti2001@gmail.com, 2 elwannanda1006@gmail.com, 3 hafifahfitriana@gmail.com, 4 salsasasa80@gmail.com, 5 syaviraanastakim23@gmail.com. Abstrak Penyakit diare merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Lingkungan yang tidak sehat dan perilaku tidak higienis sangat erat kaitannya dengan penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Analisis aspek Lingkungan dan perilaku Terhadap Kejadian Diare. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat Kota Bogor Kecamatan Tanah Sareal, dengan pengambilan data sekunder dan angket. Berdasarksan hasil penyebaran kuesioner di dapatkan bahwa penyakit diare barada di urutan ke 5 dalam 10 pennyakit tertinggi yang ada di Kota Bogor dimana dari 217 responden, terdapat 14 orang responden yang terkena diare. Tingginya angka kejadian diare di Kota Bogor erat kaitannya dengan perilaku masyarakat yang masih kurang. Dimana dari 217 responden 129 responden memiliki jamban yang kurang sehat. Selain itu dari 217 responden 109 jiwa bayi yang tidak mendapatkan ASI Esklusif, dan juga tidak mendapatkan pemantauan pertumbuhan. Prilaku hidup bersih dan sehat sangat amat diperlukan oleh seluruh makhluk hidup, karena ini dapat membantu kita semua dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan. Pemberian asi eksklusif pada bayi, rajin mencuci tangan, menggunakan air bersih, adalah beberapa prilaku yang dapat mencegah seseorang dari terserangnya berbagai penyakit, terutama diare pada anak. Kata Kunci: Diare, Lingkungan, Perilaku PENDAHULUAN Penyakit diare merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Lingkungan yang tidak sehat dan perilaku tidak higienis sangat erat kaitannya dengan penyakit diare. Diare adalah Buang Air Besar (BAB) encer atau bahkan dapat berupa air saja (mencret) biasanya lebih dari 3 kali dalam sehari. Diare atau penyakit diare (Diarrhead Disease) berasal dari bahasa yunani yaitu Diarroi yang artinya mengalir terus, adalah keadaan abnormal dari pengeluaran tinja yang frekuen [1]. Penyakit Diare merupakan penyakit endemis potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian di Indonesia [2]. Angka kejadian diare dari tahun 2015- 2019 masuk 10 penyakit utama untuk semua golongan umur. Pada Tahun 2015 hinggah tahun 2016 kejadian diare menurun 88 kejadian. Tetapi, dari tahun 2016-2019 angka kejadian diaere di Tanah Sareal terus bertambah sampai dengan tahun 2019 kasus diare di Tanah Sareal mencapai 6.433 Kejadian [5]. Dari data kejadian diare di Kota Bogor ini dapat disimpulkan bahwa angka