e-ISSN 2528-7109 p-ISSN 1978-3000 308 | Media Feses Sapi dan Feses Domba terhadap Respon Cacing Pheretima sp (Dani et al., 2017) Kolaborasi Messessaba (Media Feses Sapi dan Feses Domba) terhadap Respon Cacing Tanah (Pheretima Sp) I. R. Dani, Jarmuji, A. W. N. Pratama, dan D. A. Nugraha Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu Jalan W.R. Supratman Kandang Limun Bengkulu 38371A Email: icukr19@gmail.com ABSTRACT This study aimed to evaluate cow feces and sheep as media for earthworm’s ( Pheretima, sp) growth and mortality. The design used in this study was Completely Random Design (CRD) consisting of 5 treatments and 5 replications, each replication containing of 10 earthworms Pheretima, sp aged 2-3 days with the treatment given were: P1 = 50% rice husk + 50% feces (100% cow feces), P2 = 50% rice husk + 50% feces (75% cow feces + 25% sheep feces) , P3 = 50% rice husk + 50% feses (50% cow feces + 50% sheep feces), P4 = 50% rice husk + 50% feces (25% cow faeces + 75% sheep feces), P5 = 50% husk Rice + 50% feses (100% sheep feces). The results showed that the higher used of sheep feces can reduce weight gain and increase the mortality of earthworms (Pheretima sp). The use of 100% cow feces as a media produced the best growth of all treatments. Key words : earthworm, growth, media ratio, mortality ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi imbangan feses sapi dan domba sebagai media untuk pertumbuhan dan mortalitas cacing tanah (Pheretima sp). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, masingmasing ulangan berisi 10 ekor cacing tanah Pheretima sp berumur 2-3 hari dengan perlakuan yang diberikan antara lain ; P1 = 50% sekam padi + 50% feses (100% feses sapi), P2 = 50% sekam padi + 50% feses (75% feses sapi + 25% feses domba), P3 = 50% sekam padi + 50% feses (50% feses sapi + 50% feses domba), P4 = 50% sekam padi + 50% feses (25% feses sapi + 75% feses domba), P5 = 50% sekam padi + 50% feses (100% feses domba). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan feses domba dapat menurunkan pertambahan bobot badan dan meningkatkan mortalitas cacing tanah (Pheretima sp). Penggunaan 100% feses sapi sebagai media menghasilkan pertumbuhan terbaik dari semua perlakuan. Kata kunci: cacing tanah, pertumbuhan, imbangan media, mortalitas PENDAHULUAN Cacing tanah merupakan hewan tingkat rendah karena tidak memiliki tulang belakang (invertebrata) serta mempunyai bentuk yang lunak dan tergolong kedalam filum Annelida atau tersusun atas beberapa segmen (ruas) dengan bentuk seperti cincin (Khairuman dan Amri, 2009). Menurut Hermawan (2014), manfaat cacing tanah seperti menyuburkan lahan pertanian, sebagai bahan baku obat, bahan baku kosmetik, makanan manusia dan bahan pakan ternak. Kandungan gizi pada cacing tanah sangatlah tinggi dibandingkan dengan tepung ikan. Kadar protein cacing tanah berkisar antara 64-76%, sedangkan tepung ikan hanya memiliki kandungan protein sekitar 58%, selain itu memiliki kadar lemak yang cukup rendah sekitar 7-10% serta kandungan lain yang terdapat pada cacing tanah diantarnya 0,55% kalsium, 1% fosfor, dan 1,08% serat kasar (Maulida, 2015). Komposisi tubuh cacing tanah (Pheretima sp) hampir seluruhnya terdiri dari air. Menurut Sihombing (2002),