Seminar Keinsinyuran ISSN (Cetak) 2798-0405 eISSN (Online) 2797-1775 502 ANALISIS POSTUR BELAJAR PADA PENGGUNA LAPTOP (STUDY KASUS PADA MAHASISWA KULIAH ONLINE) Dian Palupi Restuputri 1 , Annisa Kesy Garside 2 , Inggit Sekar Ningrum 3 1,3 Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas 246 Malang 2 Program Profesi Insinyur, Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas 246 Malang Kontak Person: Dian Palupi Restuputri Jl Raya Tlogomas 246 Malang E-mail: restuputri@umm.ac.id Abstrak Muskuloskeletal disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang disebabkan oleh pekerjaan dan performansi kerja seperti postur tubuh tidak alamiah, beban, durasi dan frekuensi serta faktor individu (usia, jenis kelamin, durasi pekerjaan dan keluhan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pada mahasiswa pengguna laptop yang sedang pembelajaran daring. Metode yang digunakan adalah RULA (Rapid Upper Limb Assessment) dan penilaian beban atau risiko keluhan nyeri pada area tertentu, seperti beban tubuh bagian atas/ekstremitas menggunakan metode LUBA(Loading on the Upper Body Assessment). Populasi penelitian adalah mahasiswa di daerah Jawa Timur yang berjumlah 35 orang, jumlah sampel 35 orang didapatkan dengan menggunakan rumus bernouli. Hasil responden menunjukkan sebesar 34,61% yang berusia 1820 tahun dan 65,39% pada usia 21 23 tahun, yang dimana pada laki laki menunjukkan nilai sebesar 48,57% sedangkan pada wanita sebesar 51,43%, durasi pembelajaran selama daring (online) >4 jam sebesar 80% dan selama 4 jam sebesar 20%. Keluhan yang dirasaka pada responden yaitu : sakit bahu (20%), sakit leher (8,57%), dan sakit punggung (74,28%). Hasil penelitian ini menunjukkan analisis postur belajar menggunakan metode RULA didapatkan hasil bahwa responden terbanyak berada pada kategori nilai action level 3, yang artinya perlu adanya pemeriksaan dan perubahan untuk segera dilakukan. Sedangkan hasil menggunakan metode LUBA responden paling banyak berada pada kategori III yaitu sejumlah 38% yang berarti memerlukan tindakan korektif dengan mendesain ulang tempat kerja atau metode kerja dengan segera. Selain itu, mahasiswa disarankan untuk mengubah posisi duduk di depan laptop dan menggunakan tempat duduk yang ergonomis untuk upaya pencegahan keluhan muskuloskeletal disorders. Kata kunci: Online, Mahasiswa, Muskuloskeletal Disorders, RULA, LUBA 1. Pendahuluan Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) adalah pandemi penyakit menular di seluruh dunia yang muncul dan disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah, coronavirus 2 (SARS-CoV-2) [1]. Virus covid 19 ini diketahui juga dapat bermutasi yang ditemukan di beberapa negara. Berdasarkan Keputusan Presiden nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat COVID-19 di Indonesia yang wajib dilakukan upaya penanggulangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melakukan berbagai strategi untuk melakukan upaya tersebut. Untuk menghindari penularan dan penyebaran Pandemi COVID-19, telah dikeluarkan kebijakan bekerja, beribadah, dan belajar dari rumah, pembelajaran tatap muka diubah menjadi pembelajaran daring/online. Pembelajaran daring/online ini mengakibatkan siswa untuk belajar menggunakan laptop atau gadget. Akan tetapi tata cara belajar dan desain fasilitas belajar saat menggunakan laptop yang kurang ergonomis berdampak pada hasil produktivitas belajar yang tidak maksimal dan dapat beresiko menimbulkan cedera pada bagian tubuh akibat aktivitas belajar yang tidak seimbang dengan keterbatasan manusia [2]. Saat ini pengguna laptop meningkat pesat karena hampir seluruh universitas maupun institut di Indonesia menetapkan pembelajaran daring/online sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Walaupun penggunaan laptop ini dapat membantu mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas dan aktivitas, laptop dan komputer adalah salah satu penyebab kejadian resiko terjadinya Musculosceletal Disorder (MSDs) pada mahasiswa. Hal ini terjadi karena posisi penggunaan laptop yang tidak Ergonomis [3] dan [4]. Mahasiswa yang sering menggunakan komputer atau laptop dengan posisi yang tidak ergonomis dimana posisi tubuh membungkuk ke arah depan atau terlalu codong ke arah kanan atau ke arah kiri. Hal ini menyebabkan banyak mahasiswa yang mengeluhkan nyeri, pada bagian tubuh tertentu misalnya bahu, leher, tangan, jari, punggung, dan juga kaki saat menggunakan laptop dalam durasi yang lama. Posisi