MENGAMANKAN INFORMASI SELEKSI KREDITOR SWASTA ASING UNTUK PENGELOLAAN UTANG YANG HANDAL DAN MENCEGAH KERUGIAN NEGARA Raditya Hendra Pratama Politeknik Keuangan Negara STAN h3ndra@pknstan.ac.id Abstract Selection of Foreign Private Creditors is one of the instruments that become part of debt management of the Government of Indonesia. This selection is aimed at finding the lender with the most favorable cost offer for the Government of Indonesia. In the process communication with prospective creditors (non-resident) is often done by using email and contains important information that is very confidential in order to keep the selection process remains fair and competitive. Information Rights Management (IRM) can be applied in debt accounting information systems to provide services that allow information owners to manage who can read the information they have and what can be done about the information and when it can be done. This is part of the information security aspect consisting of confidentiality and integrity, but has not guaranteed the availability aspect. IRM can provide protection against information that is distributed at a constant level of security wherever the information is distributed. If protection has been more focused on security at the network level and less concerned about whether those with access to the network also have action authority over distributed information so that the possibility of information leakage remains a threatening issue, the IRM is a solution that can provide control to the distribution of information so that confidential information remains in-house information and retains high integrity. IRM can be used on email or on documents created using Microsoft Office programs such as. Keyword : Accounting, information, control, security, debt Abstrak Seleksi Kreditor Swasta Asing merupakan salah satu instrumen yang menjadi bagian dari pengelolaan utang Pemerintah Indonesia. Seleksi ini bertujuan mendapatkan pemberi pinjaman dengan tawaran biaya yang paling menguntungkan bagi Pemerintah Indonesia. Dalam prosesnya komunikasi dengan para calon kreditor (non-resident) seringkali dilakukan dengan menggunakan email dan berisi informasi-informasi penting yang bersifat sangat rahasia demi menjaga agar proses seleksi tetap adil dan kompetitif. Information Rights Management (IRM) dapat diterapkan dalam sistem informasi akuntansi utang untuk memberikan layanan yang memungkinkan pemilik informasi mengatur siapa yang dapat membaca informasi yang mereka miliki dan apa yang dapat dilakukan terhadap informasi tersebut serta kapan hal tersebut dapat dilakukan. Hal ini merupakan sebagian dari aspek information security yang terdiri dari confidentiality dan integrity, namun belum menjamin aspek availability. IRM dapat memberikan proteksi terhadap informasi yang didistribusikan pada level keamanan yang konstan ke manapun informasi tersebut didistribusikan. Jika selama ini proteksi lebih terfokus pada keamanan di level jaringan dan tidak terlalu memperhatikan apakah mereka yang memiliki akses dalam jaringan juga memiliki otoritas tindakan terhadap informasi yang terdistribusi sehingga kemungkinan terjadinya kebocoran informasi tetap saja menjadi masalah yang mengancam, maka IRM merupakan solusi yang dapat memberikan kontrol terhadap distribusi informasi sehingga informasi yang bersifat rahasia tetap menjadi in-house information dan tetap memiliki integritas yang tinggi. IRM dapat digunakan pada email atau pada dokumen yang dibuat dengan menggunakan program Microsoft Office seperti MS. Word, MS. Excel, dan MS. PowerPoint. Kata kunci: Akuntansi, informasi, pengendalian, keamanan, utang brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)