e-ISSN 2807-2146 BATUAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Volume 3 Nomor 1 Mei 2023 Batuah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 8 DISEMINASI HIKAYAT BANJAR BAGI SISWA SMAN BANUA Dewi Alfianti 1 , Muhammad Budi Zakia Sani 2 1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin 2 Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin surel: dewialfianti@ulm.ac.id Abstrak Meski sudah berumur ratusan tahun dan menjadi satu literatur penting mengenai asal usul dan budaya urang Banjar, Hikayat Banjar masih belum dikenal dan dipahami dengan baik oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Dalam penelitian mengenai resepsi siswa SMA IT Ukhuwah mengenai Hikayat Banjar pada tahun 2021 yang disajikan dalam bentuk video pertunjukan wayang kreasi, dapat diketahui bahwa sebagai sampel masyarakat kota Banjarmasin, mereka tidak terlalu mengenal dan memahami Hikayat Banjar. Oleh karena itu, Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dalam rangka menciptakan satu sumber literatur yang lebih populer untuk kembali mengenalkan hikayat Banjar yaitu buku cerita rakyat Hikayat Banjar dengan sasaran pembaca siswa sekolah dasar dan menengah. Kegiatan PKM ini akan dilaksanakan di Kampung Buku Banjarmasin Selatan pada bulan Juni-Agustus 2022. Para peserta yang berpartisipasi akan diberikan pelatihan mengenai penulisan cerita rakyat, lalu mereka akan membuat satu buku cerita rakyat berdasarkan Hikayat Banjar. Buku kemudian dicetak dan dibagikan ke sekolah dan komunitas literatur di kota Banjarmasin. Kegiatan PKM ini merencanakan luaran sebagai berikut: (1) laporan PKM, (2) artikel untuk jurnal pengabdian, (3) buku cerita rakyat Hikayat Banjar ber-ISBN, (4) Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk buku cerita rakyat. Kata kunci: penyebarluasan cerita rakyat, Hikayat Banjar Abstract Even though it is hundreds of years old and has become an important piece of literature regarding the origins and culture of the Banjar people, the Banjar Hikayat is still not well known and understood by the people of South Kalimantan. In research on the reception of SMA IT Ukhuwah regarding Hikayat Banjar students in 2021 which is presented in the form of a wayang kreasi video, it can be seen that as an example the people of the city of Banjarmasin, they are not very familiar with and understand the Hikayat Banjar. Therefore this Community Service (PKM) was carried out in order to create a more popular literary source to reintroduce Hikayat Banjar, namely the Hikayat Banjar folklore book targeting elementary and middle school readers. This PKM activity will be held in the South Banjarmasin Book Village in June- August 2022. Participating participants will be given training on writing folklore, then they will make a folklore book based on the Hikayat Banjar. The books were then printed and distributed to schools and the literary community in the city of Banjarmasin.This PKM activity plans the following outputs: (1) PKM reports, (2) articles for community service journals, (3) Hikayat Banjar folklore books with ISBNs, (4) Intellectual Property Rights (IPR) for folklore books. Keywords: Folklore dissemination, Hikayat Banjar