61 UPAYA GURU BACA TULIS AL- QUR’AN (BTQ) DALAM MENGATASI KESULITAN BACA TULIS AL- QUR’AN SISWA KELAS VII SMP YAPSA GUNUNG PUTRI KABUPATEN BOGOR TAHUN AJARAN 2019/2020 Hari Prasetyo 1 , Rahendra Maya 2 , Ali Maulida 3 1 Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam STAI Al-Hidayah Bogor 2,3 Dosen Tetap Prodi Pendidikan Agama Islam STAI Al-Hidayah Bogor email: hariprasetyo1997@gmail.com rahendra.maya76@gmail.com alimaulida@staialhidayahbogor.ac.id ABSTRACT Learning to read and write the Al-Qur'an is very important for Muslims, so there needs to be an effort by BTQ teachers in overcoming difficulties, one of which is at the Assa'adah Islamic Education Foundation Junior High School (YAPSA). The results of this research are (1) The teacher's efforts include: choosing the right method, motivation, enthusiasm, creating study groups, and giving assignments; (2) Supporting factors include: adequate school facilities, learning media, active teachers, and family support when learning BTQ at home; (3) Inhibiting factors include: students have various abilities in BTQ, less varied learning media, and students who lack self-confidence; and lack of motivation to learn from family (4) The solutions include: creating study groups, using other learning media, providing motivation to students, and families guiding students to study at home. Keywords: Al-Qur'an, teacher strategy, BTQ, Imla method. ABSTRAK Mempelajari baca tulis Al-Qur’an sangat urgen bagi umat muslim maka perlu adanya upaya guru BTQ dalam mengatasi kesulitan di dalamnya salah satunya yang ada di SMP Yayasan Pendidikan Islam Assa’adah (YAPSA). Hasil penelitian ini adalah (1) Upaya guru antara lain: memilih metode yang tepat, motivasi, semangat, membuat kelompok belajar, dan memberikan tugas; (2) Faktor pendukung antara lain: fasilitas sekolah yang memadai, media belajar, guru yang aktif, dan dukungan keluarga ketika belajar BTQ di rumah; (3) Faktor penghambat antara lain: siswa mempunyai beragam kemampuan dalam BTQ, media pembelajaran yang kurang bervariasi, dan siswa yang kurang percaya diri; dan kurang motivasi belajar dari keluarga (4) Solusi yang dilakukan antara lain: membuat kelompok belajar, menggunakan media pembelajaran lain, memberikan motivasi kepada siswa, dan keluarga yang membimbing siswa belajar di rumah. Kata kunci: Al-Qur’an, strategi guru, BTQ, metode Imla.