Kumawula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 218 Kumawula, Vol. 4, No.2, Agustus 2021, Hal 218 225 DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i2.32762 ISSN 2620-844X (online) Tersedia online di http://jurnal.unpad.ac.id/kumawula/index PELATIHAN PEMULIHAN TRAUMA BAGI PENDAMPING ANAK KORBAN BENCANA DI KABUPATEN PANGANDARAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Dian Ekawati 1* , Nani Darmayanti 2 , Ani Rachmat 3 1,2,3 Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran * Korespondensi: d.ekawati@unpad.ac.id ABSTRACT Disasters always leave a traumatic effect on victims, especially children. Many things can be done to deal with post-disaster trauma in children, one of them is through play therapy that is adapted to the local culture. The article which is part of this community service activity is entitled "Trauma Healing Training for Disaster Victim Support Children through Traditional Games". This activity is an interdisciplinary project between cultural sciences and psychology and was held on 24-25 June 2019 in Pangandaran in collaboration with the IBU Foundation. Qualitative method with purposive sampling as the technique is used for this research. The participants of the training were representatives from the Education Office, the Health Service, the Social Service, and the Pangandaran District BPBD who were trained to assist the children of disaster victims. The material presented was disaster management, Child Protection in Emergency (CPIE), “RUMAH PENTAS” (Child Friendly Space Based on Traditional Games). The result of this training is the emergence of awareness and competence regarding effective and maximum disaster management by paying attention to the mindset and culture of the people affected by the disaster. Keywords: disasters, trauma, children, traditional games, therapy ABSTRAK Bencana yang terjadi di suatu tempat selalu meninggalkan efek traumatis bagi korbannya, termasuk anak-anak. Banyak hal dapat dilakukan untuk menangani trauma pascabencana pada anak, salah satunya melalui terapi bermain (play therapy) yang disesuaikan dengan kebudayaan setempat. Artikel yang menjadi bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berjudul "Pelatihan Pemulihan Trauma bagi Pendamping Anak Korban Bencana melalui Permainan Tradisional”. Kegiatan ini bersifat interdisipliner antara ilmu budaya dan psikologi dan dilaksanakan pada tanggal 24 - 25 Juni 2019 di Pangandaran bekerja sama dengan IBU Foundation dengan menggunakan metode kualitatif melalui pelatihan bagi peserta yang diambil secara purposive sampling berdasarkan kedinasan yang terkait tema. Peserta pelatihan ini adalah wakil dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPBD Kabupaten Pangandaran yang dilatih menjadi pendamping anak korban bencana. Materi yang disampaikan adalah managemen bencana, Child Protection in Emergency (CPIE), dan RUMAH PENTAS (Ruang Ramah Anak Berbasis Permainan Tradisional). Hasil dari pelatihan ini adalah munculnya kesadaran dan kompetensi tentang penanganan bencana yang efektif dan maksimal dengan memperhatikan pola pikir dan budaya masyarakat yang terkena bencana. Kata Kunci: Bencana, trauma, anak, permainan tradisional, terapi PENDAHULUAN Bencana alam adalah hal yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun karena dapat terjadi kapan pun dan di mana pun tanpa diduga. Dampak yang terjadi akibat bencana alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dalam penyelesaiannya, namun juga menuntut keterlibatan para ahli dari berbagai