PRAPTANA DAN MULIADI: KETAHANAN VARIETAS PADI TERHADAP PENYAKIT TUNGRO 15 Durabilitas Ketahanan Varietas Padi terhadap Penyakit Tungro R. Heru Praptana dan Ahmad Muliadi Loka Penelitian Penyakit Tungro Jl. Bulo No. 101, Lanrang, Sidrap, Sulawesi Selatan Email: herujuly@yahoo.com Naskah diterima 21 Desember 2012 dan disetujui diterbitkan 24 Juni 2013 ABSTRACT Varietal Resistance Durability on Rice Against Tungro Viruses. Tungro is a damaging rice disease, especially in endemic area. Infection of tungro is caused by the infection of two different viruses, namely RTSV and RTBV, both can only be transmitted by green leafhopper. Tungro epidemic is influenced by the variety planted, tungro virus, green leafhopper, environmental conditions and cultivation practices. Resistant varieties play an important role in controlling tungro epidemic. The use of resistant varieties is an effective control component and environmentally friendly. Planting a resistant variety with different sources of genes for resistance prevent the build up of tungro epidemic. The availability of several resistant varieties is the main requirement for the sustainable management of tungro disease control. Durable resistant variety is important to be maintained, so that a comprehensive control management system based on the biology and epidemiology of tungro can be applied. Resistant variety could be developed through the incorporation of multiple genes for resistance to viruses and to vectors. The resistant varieties should be widely adopted by farmers in the endemic area. Mapping of the distribution of tungro resistant variety is required to facilitate the monitoring of varietal resistance durability to support the future resistance breeding program. Keywords: Rice, tungro, epidemics, resistant variety, durable resistance, rice breeding. ABSTRAK Tungro merupakan penyakit pada tanaman padi yang sangat merusak, terutama di daerah endemis. Tungro disebabkan oleh infeksi dua virus yang berbeda yaitu RTSV dan RTBV, keduanya hanya dapat ditularkan oleh serangga wereng hijau. Epidemi tungro dipengaruhi oleh varietas tanaman, virus tungro, wereng hijau, kondisi lingkungan, dan cara budi daya. Penggunaan varietas tahan merupakan cara pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan. Penanaman beberapa varietas tahan dengan sumber gen ketahanan yang berbeda dapat mencegah terjadinya siklus epidemi tungro. Ketersediaan varietas tahan yang awet ( durable), menjadi syarat utama dalam pengendalian tungro secara berkelanjutan. Durabilitas ketahanan varietas terhadap virus tungro perlu dijaga melalui sistem pengelolaan yang komprehensif berdasarkan pemahaman biologi dan epidemiologi tungro. Perbaikan ketahanan varietas terhadap tungro dapat dilakukan melaui perakitan varietas dengan banyak sumber gen ketahanan terhadap virus dan vektor atau melalui perakitan varietas berdasarkan kesesuaian tetua dengan varian virus tungro dan koloni vektor. Alternatif lain adalah melalui perakitan varietas padi transgenik tahan tungro. Varietas tahan virus tungro harus diikuti percepatan adopsi oleh petani. Strategi percepatan adopsi varietas tahan dimulai sejak awal perakitan varietas yang disesuaikan dengan preferensi pengguna. Peta distribusi varietas tahan tungro diperlukan untuk memudahkan pemantauan durabilitas ketahanan varietas dan mendukung usaha perbaikan ketahanan varietas selanjutnya. Kata kunci: Padi, tungro, epidemi, varietas tahan, ketahanan yang awet, pemuliaan padi, adopsi varietas.