Jurnal Kajian Seni, Vol. 02, No. 01, November 2015: 12-26 12 BARONGSAI CAP GO MEH DI MAKASSAR SEBUAH PEMIKIRAN TENTANG TARI, RITUAL, DAN IDENTITAS Batari Oja Andini Prodi Agama dan Lintas Budaya Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada batarioja@gmail.com Abstract This article is a discussion of identity through performance. This research focuses on Barongsai (Lion Dance) performance on the Cap go Meh (Chinese New Year) ritual parade. The chosen research location is Makassar City, South Sulawesi. This research focuses on Barongsai in ritual context, as a compulsory attribute in the Cap go Meh Ritual Parade. In further explanation, this article also discuss about identity that constructed by Barongsai groups. In order to earn an understanding of those issues, I use anthropological approach with the participant observation and interview method. This research is a new line of the macro picture of the Tionghoa phenomenon in Indonesia. Keywords: Barongsai, lion dance, performance, ritual, identity Abstrak Tulisan ini adalah diskusi tentang identitas melalui pertunjukan. Fokus dari penelitian ini adalah pertunjukan Barongsai yang ditampilkan pada ritual arak-arakan Cap go Meh. Lokasi penelitian adalah Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini terfokus pada Barongsai dalam konteks ritual, sebagai atribut wajib dalam ritual arak-arakan Cap go Meh. Lebih lanjut, tulisan ini juga akan mendiskusikan identitas yang dibangun oleh kelompok Barongsai. Guna mencapai pengertian tentang hal tersebut pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologis dengan metode partisipasi observasi dan wawancara. Penelitian ini adalah sebuah garis baru dalam sebuah gambar besar tentang fenomena Tionghoa di Indonesia. Kata kunci: Barongsai, tari singa, pertunjukan, ritual, identitas VOLUME 02, No. 01, November 2015: 12-26 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Kajian Seni