JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 4, No.2, (2015) 2337-3520 (2301-928X Print) E-25 AbstrakPLTU Paiton merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap menggunakan air sebagai pendingin kondensor kemudian dikembalikan lagi ke perairan sekitar sebagai air bahang, sehingga akan memberikan input panas bagi perairan. Meningkatnya suhu perairan akibat air bahang ini, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap komponen biotik dan abiotik penyusun ekosistem laut, salah satu yang akan terpengaruh adalah fitoplankton yakni berupa struktur komunitas yang meliputi keanekaragaman, kelimpahan jenis, maupun keseragaman jenis fitoplankton disuatu perairan. Dari deskripsi tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai struktur komunitas fitoplankton di perairan yang terdampak air bahang PLTU Paiton yang dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2015 dengan 6 kali pengambilan sampel di lima titik sekitar PLTU Paiton (Mercusuar, Intake, Outlet, Banyuglugur, dan Tengah). Data struktur komunitas yang diambil berupa kelimpahan, keanekaragaman, dan keseragaman fitoplankton yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji menggunakan analisis regresi linier serta analisis ordinasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa berdasarkan uji regresi linier dan ordinasi RDA, struktur komunitas fitoplankton di perairan sekitar PLTU Paiton tidak dipengaruhi air bahang secara signifikan. Secara deskriptif kuantitatif struktur komunitas fitoplankton ini digambarkan dengan hasil keanekaragaman yang tergolong sedang (2.3026<H’<6.9078) dengan nilai kelimpahan berkisar antara 7819 ind/m 3 hingga 16255 ind/m 3 . Serta nilai keseragaman jenis labil (0.5< E ≤0.75) ditandai dengan adanya dominansi genus Oscillatoria sp. di setiap titik. Kata kunciAir bahang, Fitoplankton, PLTU Paiton, Struktur Komunitas I. PENDAHULUAN PLTU Paiton merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap yang menyuplai kebutuhan energi listrik se- Jawa-Bali. PLTU ini terletak di pesisir timur pantai Probolinggo Jawa Timur, dengan total kapasitas sistem kelistrikan sekitar 800 MW pada unit 1 dan unit 2 [1]. Dalam sistem kerjanya, PLTU ini menggunakan air sebagai pendingin kondensornya. Air pendingin kondensor yang digunakan oleh PLTU ini biasanya dialirkan kembali ke perairan sekitar melalui kanal pembuangan (outlet canal) dan akan memberikan input panas ke perairan sekitarnya [2]. Penggunaan sistem pendingin sekali pakai ini ditakutkan akan memberi dampak baik secara tidak langsung maupun secara langsung berupa perubahan kualitas perairan maupun biota yang hidup dibadan airnya [3], salah satu yang terpengaruh adalah fitoplankton yang juga merupakan salah satu organisme perairan, sebagai produsen primer dan juga berperan penting dalam rantai makanan diperairan [4] juga sangat rentan terhadap perubahan keadaan fisik dan kimia perairan [5]. Selain itu, polusi panas juga dapat mempengaruhi komunitas plankton, menurunkan biomassa, dan produktifitas fitoplankton [6]. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Gambaran Umum PLTU Paiton Unit pembangkitan Paiton merupakan sebuah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dikelola oleh PT. Pembangkit Jawa-Bali (PT. PJB). Sebuah PLTU akan memiliki produk sampingan berupa air panas yang suhunya lebih tinggi dari pada suhu air sebelum dipakai untuk pendingin [7]. Besarnya kebutuhan air pendingin tergantung pada kapasitas maksimum dari unit unit di PLTU tersebut. Pada umumnya penggunaan air pendingin pada beban penuh untuk setiap megawatt diperlukan sebanyak antara 45 55 liter/detik [7]. Berdasarkan hasil pemantauan di perairan PLTU Paiton periode Mei 2013, menunjukkan bahwa suhu air laut yang sebelum digunakan sebagai air pendingin adalah 31,4°C. Setelah digunakan sebagai air pendingin, suhunya menjadi 38,6°C [1] Gambar 1. Sebaran Panas Air Bahang PLTU Paiton [1] B. Fitoplankton Fitopankton (phyto = tanaman; planktos = pengembara) merupakan alga bersel satu yang beberapa diantaranya dapat bergerak dengan menggunakan flagella, sementara yang lain bergerak dengan bergantung arus. STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI PERAIRAN YANG TERDAMPAK AIR BAHANG PLTU PAITON KABUPATEN PROBOLINGGO JAWA TIMUR Boing Indraswari, Aunurohim, Farid Kamal Muzaki Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam , Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: aunurohim@gmail.com