KONDISI TERUMBU KARANG DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN MOROWALI Alfani Eliata Sallata 1 , Fathuddin 2 , Eka Aji Pramita 1 , Roni Hermawan 1 , Mohamad Akbar 1 , & Alismi M. Salanggon 1 ABSTRAK Kawasan konservasi perairan pesisir Morowali merupakan kawasan konservasi yang memiliki hamparan terumbu karang yang begitu luas. Kawasan konservasi dapat berjalan secara optimal apabila dikelola yang efektif berdasarkan pemantauan kondisi ekosistem pesisir dan laut yang dilakukan secara berkala. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga potensi sumberdaya di kawasan konservasi adalah dengan penyediaan informasi awal mengenai kondisi biofsik terumbu karang di dalamnya termasuk ikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan data awal mengenai ekosistem terumbu karang; ikan; luasan area tutupan terumbu karang; serta mengetahui indeks keanekaragaman, dominansi, dan keseragaman karang di Perairan Morowali. Metode survei pada penilaian kondisi dan komposisi tutupan terumbu karang menggunakan metode (Underwater Photo Transect = UPT). Pengambilan data ikan dilakukan dengan (Fish Visual Cencus). Pengamatan ikan dilakukan dengan transek pengamatan seluas 5 x 25 meter persegi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa persentase karang hidup di Kawasan Konservasi perairan Morowali adalah 23,27% berarti terumbu karang berada dalam kategori rusak. Terumbu karang di kawasan konservasi perairan Morowali memiliki 36 genus dari 15 Famili yang didominasi oleh karang dari Genus Porites (278 individu), Fungia (132 individu), Montipora (108 individu) dan Acropora (94 individu). Hasil pemantauan ikan karang menunjukkan 56 jenis ikan karang berasal dari 18 famili dan 38 genus dengan kelimpahan individu 1.032 individu/m 2 . Tingginya kerusakan terumbu karang akibat aktivitas manusia dapat diminimalisir melalui pengawasan (monitoring dan surveilance) yang ketat. Kata kunci: Morowali, perairan, konservasi, terumbu karang, & ikan karang. ABSTRACT Morowali Marine Conservation Area has a large of coral reefs area. Conservation areas can work optimally if managed efectively based on regular monitoring of coastal and marine ecosystem conditions. Eforts that can be made to maintain potential resources in conservation areas are by providing initial information about the biophysical conditions of the coral reefs within them including fsh. The aims of this study were to obtain initial data regarding coral reef ecosystems; fsh; the total area covered by coral reefs; as well as knowing the index of diversity, dominance, and uniformity of corals in Morowali Waters. The survey method to assess the condition and composition of coral reef cover uses the (Underwater Photo Transect = UPT) method. Fish data collection was carried out by (Fish Visual Cencus). Observation of fsh was carried out with an observation transect area of 5 x 25 square meters. Based on the results of the study, the percentage of live coral in the Morowali Waters Conservation Area was 23.27%, meaning that the coral reefs were in the damaged category. Coral reefs in the Morowali waters conservation area have 36 genera from 15 families which were dominated by corals from the Genus Porites (278 individuals), Fungia (132 individuals), Montipora (108 individuals) and Acropora (94 individuals). The results of monitoring reef fsh showed that 56 species of reef fsh came from 18 families and 38 genera with an individual abundance of 1,032 individuals/m 2 . High damage to coral reefs due to human activities can be minimized through strict monitoring and surveillance. Keywords: Morowali; waters; conservation; coral reef; coral fsh. 1 Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPL) Palu Jalan Soekarno-Hatta KM 6 Kampus Madani, Mantikulore, Kota Palu, 94118 2 Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa Makassar Jl. P. Kemerdekaan VIII No.8, Tamalanrea Jaya, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar, 90245 e-mail : imi@stplpalu.ac.id Diterima tanggal: 14 MAret 2022 ; diterima setelah perbaikan: 28 Oktober 2022 ; Disetujui tanggal: 25 November 2022 Kondisi Terumbu Karang di Kawasan Konservasi Perairan Morowali - Alfani Eliata Sallata, Fathuddin, Eka Aji Pramita, Roni Hermawan, Mohamad Akbar, & Alismi M. Salanggon 209 CONDITION OF CORAL REEFS IN THE MOROWALI MARINE PROTECTED AREA