Elementary School Journal Jurnal Kajian Pendidikan Dasar https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/elementary/article/view/40561 https://doi.org/10.24114/esjpgsd.v12i4.40561 e-issn (2355-1747) & p-issn (2407-4937) Volume 12, No. 4 (2022) Explorasi Ecoprint Sebagai Program… 397 EXPLORASI ECOPRINT SEBAGAI PROGRAM PENDIDIKAN SENI RUPA DAN KETERAMPILAN Fery Setyaningrum¹ Heni Siswantari² 1,2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan Corresponding Author : Fery.setyaningrum@pgsd.uad.ac.id Abstract The purpose of this research is to find out how art education is managed and ecoprint exploration becomes one of the fine arts education programs. The research method uses a qualitative case study approach. The collection of data used is observation, interviews, document review. The research subjects were semester 7 students and art lecturers. Data analysis using data collection, reduction, verification, drawing conclusions. In ecoprint, the color technique by steaming uses 2 types of fabrics, namely the main fabric and blanket fabric. Students learn how to transfer a shape and color from leaves or plants on a blanket that has been given a color. Article History Received: 2022-11-22 Reviewed: 2022-12-15 Published: 2022-12-28 Keywords Governance, Fine Arts, Ecoprint Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manajemen pendidikan seni rupa dan explorasi ecoprint menjadi salah satu program pendidikan seni rupa. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, telaah dokumen. Subyek penelitian mahasiswa semester VII dan dosen seni rupa. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, verifikasi data, penarikan kesimpulan. Pada ecoprint teknik warna dengan steaming menggunakan 2 jenis kain yaitu kain utama dan kain blanket (selimut). Mahasiswa belajar cara mentransfer sebuah bentuk dan warna dari daun-daun atau tumbuhan yang berada di kain blanket (selimut) yang sudah diberikan warna. Sejarah Artikel Diterima: 2022-11-22 Direview: 2022-12-15 Disetujui: 2022-12-28 Kata Kunci Tata Kelola, Seni Rupa, Ecoprint PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu, sedangkan, perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan serta lingkungan di sekitarnya, adapun prestasi kerja dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya (Widodo, 2015). Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dipandang sebagai peranan yang cukup penting di organisasi termasuk dalam pengelolaan perguruan tinggi. Manajemen SDM merupakan suatu proses yang mencakup evaluasi terhadap kebutuhan SDM, mendapatkan orang-orang untuk memenuhi kebutuhan itu, dan mengoptimalkan pendayagunaan sumber daya yang penting tersebut dengan cara memberikan insentif dan penugasan yang tepat, agar sesuai dengan kebutuhan dan tujuan organisasi di mana SDM itu berada (Primayana, 2016). Perwujudan tata kelola perguruan tinggi yang diharapkan harus dilakukan secara bertahap, terencana, dan terprogram dengan kerangka waktu yang jelas mulai dari tata kelola penjaminan mutu,